
I Time. Id SALATIGA 15 November 2025 .– Menjelang musim mobilitas tinggi akhir tahun, jajaran Polres Salatiga bersama dengan Polda Jawa Tengah secara resmi menggelar Operasi Zebra Candi 2025. Operasi ini dirancang untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu-lintas dan meminimalkan pelanggaran serta kecelakaan lalu-lintas.
Berikut rinciannya:
- Operasi Zebra Candi 2025 dilaksanakan selama 14 hari, yaitu mulai 17 November 2025 .30 November 2025 di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah, termasuk Salatiga.
- Sebelum operasi resmi, telah dilakukan latihan pra-operasi (Latpraops) untuk memantapkan kesiapan personel.
- Untuk wilayah Salatiga secara spesifik, diinformasikan bahwa operasi akan dimulai tanggal 17 November 2025.
Meskipun belum semua rute spesifik untuk Salatiga dipublikasi secara rinci, dari data sebelumnya dan operasi sejenis dapat disimpulkan bahwa pengawasan akan difokuskan pada jalanutama dan titik-rawan pelanggaran. Contoh dari Kota Salatiga — dalam operasi sebelumnya, pengawasan dilakukan di sepanjang ruas jalan seperti Jalan Jenderal Sudirman.
Adapun rute / titik pengawasan yang kemungkinan besar akan menjadi sorotan antara lain:
- Ruas-ruas utama masuk-keluar Kota Salatiga.
- Persimpangan besar dan lampu lalu-lintas strategis.
- Jalur angkutan umum dan barang.
- Titik yang dikenal sering terjadi pelanggaran seperti penggunaan knalpot tidak standar (brong), helm tidak SNI, atau surat-kelengkapan tidak lengkap.
Teknologi pengawasan akan melibatkan ETLE statis dan mobile, bahkan drone sebagai penunjang.
Operasi ini menitik-beratkan pada peningkatan kesadaran masyarakat serta penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu-lintas. Beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran utama adalah:
- Pengendara/boceng yang tidak menggunakan helm SNI.
- Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan (mobil).
- Kendaraan yang melanggar marka jalan atau rambu lalu-lintas, menerobos lampu merah, melawan arus.
- Kendaraan yang tidak laik jalan, seperti knalpot brong atau modifikasi tidak sesuai ketentuan.
- Penggunaan ponsel saat berkendara, kendaraan angkutan barang/umum yang muat lebih/over-dimensi.
- Kelengkapan surat kendaraan (SIM, STNK) dan pajak kendaraan bermotor.
- Di tingkat Polda Jateng, sebanyak 240 personel Polda dan 2.238 personel dari jajaran Polres dikerahkan.
- Pendekatan yang digunakan bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga edukasi, imbauan, dan metode humanis.
- Di Salatiga pada pelaksanaan sebelumnya, penggunaan teknologi ETLE dan drone untuk memantau pelanggaran telah dilakukan.
Kepolisian menghimbau seluruh pengguna jalan agar:
- Memastikan kelengkapan surat-kelengkapan kendaraan: SIM, STNK, pajak kendaraan bermotor.
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, termasuk knalpot dan sistem keselamatan.
- Mematuhi rambu dan marka jalan serta tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.
- Selalu menggunakan helm SNI (walau hanya menjadi pembonceng) dan sabuk pengaman jika mengemudi mobil.
- Tidak menunggu razia untuk taat; disiplin berlalu-lintas harus menjadi kebiasaan sehari-hari.
Kapolres Salatiga menegaskan bahwa tujuan operasi bukan hanya menindak pelanggaran, tetapi membentuk budaya tertib berlalu-lintas demi terciptanya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas) yang aman, nyaman dan selamat.
- Meskipun belum semua rute spesifik titik razia di Salatiga disiarkan ke publik, masyarakat disarankan untuk memperhatikan ruas-ruas utama dan area ramai saat berkendara karena kemungkinan pengawasan intensif.
- Operasi ini juga menjadi persiapan jelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimana mobilitas masyarakat akan meningkat drastis.
- Data dari pelaksanaan sebelumnya (2023) menunjukkan bahwa di Salatiga selama operasi berhasil menindak ratusan pelanggar, dominan pelanggaran helm, knalpot brong dan surat-kelengkapan.
Dengan demikian, masyarakat pengguna jalan di Salatiga diharapkan dapat lebih waspada dan tertib dalam berkendara selama periode operasi ini. Jika pihak iTime.Id membutuhkan peta rute lengkap atau daftar titik razia spesifik di Salatiga (kecuali yang sudah dipublikasi), saya dapat bantu mencari lebih lanjut.
Reina
