
I Time.id Jakarta, 17 November 2025 – Dunia sepak bola internasional memasuki babak baru setelah Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Champions League 2025 edisi spesial. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, turnamen klub paling bergengsi di dunia itu digelar di luar Eropa, menjadikan Indonesia sebagai pusat perhatian sepak bola global.
Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, setelah beberapa bulan melalui proses evaluasi kesiapan infrastruktur dan keamanan dari negara-negara kandidat. Indonesia berhasil mengungguli beberapa negara kuat lainnya, termasuk Qatar, Jepang, dan Amerika Serikat.
UEFA memastikan bahwa edisi tahun ini akan menghadirkan 12 klub terbaik, dipilih berdasarkan pencapaian tertinggi dalam kompetisi domestik dan Eropa musim sebelumnya.
Daftar Resmi 12 Klub Peserta Champions League 2025 di Indonesia:
- Real Madrid – Raja Eropa dan juara bertahan
- Manchester City – Dominator Premier League
- Bayern Munich – Kekuatan utama Bundesliga
- Paris Saint-Germain – Raksasa Prancis
- Barcelona – Klub dengan sejarah panjang
- Liverpool – Klub dengan tradisi Eropa kuat
- Inter Milan – Finalis kompetisi Eropa terbaru
- Juventus – Raksasa Serie A
- Atlético Madrid – Kekuatan defensif terbaik Spanyol
- Arsenal – Klub Inggris dengan performa stabil
- Borussia Dortmund – Pelopor pemain muda Eropa
- AC Milan – Pemilik tujuh gelar Champions League
Turnamen ini menggunakan format yang berbeda dari edisi reguler:
- 12 klub dibagi menjadi 3 grup, masing-masing berisi 4 klub.
- Dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke fase gugur.
- Dua tim terbaik peringkat tiga akan mendapatkan tiket playoff tambahan.
- Fase gugur dimulai dari perempat final.
Seluruh pertandingan dipastikan berlangsung tanpa jeda internasional, sehingga pemain bintang kelas dunia dijamin tampil lengkap di Indonesia.
UEFA memuji kualitas stadion Indonesia yang dianggap mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Stadion yang dipilih sebagai venue resmi:
- Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta)
Kapasitas 77.000 penonton – menjadi venue pembukaan dan final. - Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya)
Venue fase grup dan babak 16 besar. - Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali)
Venue pertandingan grup dan babak perempat final dengan nuansa pariwisata.
Dalam laporan resmi, UEFA menyinggung bahwa renovasi sistem pencahayaan, rumput hybrid Desso GrassMaster, serta peningkatan teknologi keamanan menjadi faktor utama kemenangan Indonesia.
Presiden Indonesia menyebut penunjukan ini sebagai “tonggak sejarah terbesar dalam olahraga Indonesia”.
“Ini bukti bahwa Indonesia dipercaya dunia. Kita siap menunjukkan kemampuan menggelar kompetisi terbesar sepak bola di level klub,” ujar Presiden.
Pemerintah menyiapkan beberapa langkah khusus:
- Penambahan penerbangan internasional ke Jakarta, Bali, dan Surabaya
- Pengetatan keamanan di seluruh venue
- Penyediaan layanan bahasa asing untuk wisatawan
- Penambahan rute transportasi massal menuju stadion
Penonton Indonesia dipastikan dapat menyaksikan langsung megabintang dunia, seperti:
- Kylian Mbappé
- Erling Haaland
- Vinícius Jr.
- Jude Bellingham
- Pedri
- Mohamed Salah
- Robert Lewandowski
Sejumlah hotel mewah di Jakarta dan Bali dilaporkan mulai penuh dipesan oleh suporter luar negeri.
Kementerian Pariwisata memperkirakan:
- 3,2 juta wisatawan asing akan datang selama turnamen
- Pendapatan sektor pariwisata bisa mencapai Rp 28 triliun
- UMKM lokal akan mendapat lonjakan permintaan dari merchandise dan kuliner
