
ITime.id – Jawa Tengah 18 November 2025.
Memasuki penghujung November, cuaca di Jawa Tengah diprediksi masih berada dalam fase labil dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sebagian besar wilayah di provinsi ini akan terus diguyur hujan sedang hingga lebat, lengkap dengan potensi angin kencang dan badai petir.
Dari pantauan BMKG, cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di wilayah pegunungan seperti Salatiga, Kopeng, Wonosobo, dan Temanggung, tetapi juga menghampiri kawasan pesisir seperti Semarang, Demak, hingga Pekalongan. Pertumbuhan awan cumulonimbus yang intens membuat perubahan cuaca berlangsung cepat, dari cerah berawan menjadi hujan lebat dalam hitungan menit.
Suhu siang hari masih berada di kisaran 27–29°C, sedangkan malam hari turun ke 19–21°C, membuat beberapa daerah berkabut pada pagi hari.
BMKG memperkirakan puncak hujan terjadi pada tanggal 20–26 November. Dalam periode ini, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan lebat berpotensi menimbulkan genangan air, banjir lokal, dan pohon tumbang.
Daerah rawan seperti Semarang bagian bawah, Solo bagian barat, Kajen, hingga Banyumas diminta siaga terhadap kemungkinan lonjakan debit air.
Memasuki tanggal 28–30 November, cuaca Jawa Tengah mulai menunjukkan perbaikan. Intensitas hujan berkurang dan beberapa wilayah mengalami kondisi berawan atau hujan ringan. Namun BMKG menegaskan bahwa masa transisi ini tetap memungkinkan terjadinya angin kencang dan hujan sesaat yang muncul secara mendadak.
“Meski hujan mulai berkurang di akhir bulan, potensi cuaca ekstrem tetap harus diwaspadai,” jelas BMKG dalam keterangannya.
- Mobilitas warga, terutama pengguna motor, perlu mempersiapkan perlindungan diri dan memperhatikan kondisi jalan licin.
- Masyarakat di dataran tinggi diminta berhati-hati terhadap longsor kecil akibat tanah jenuh air.
- Pelaku usaha luar ruangan, pedagang, serta wisatawan perlu mengecek prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas.
Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis hingga akhir November, masyarakat Jawa Tengah diimbau tetap siaga dan memperbarui informasi cuaca secara rutin. Perubahan mendadak menjadi hujan lebat dan petir masih sangat mungkin terjadi, terutama pada sore hingga malam hari.
Reiba

