
I Time .ud Salatiga 21 Nkvember 2025 . Kegiatan “Walikota Menyapa” kembali digelar Pemerintah Kota Salatiga dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bertempat di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Diponegoro, acara yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai itu menghadirkan rangkaian aktivitas sehat, gerakan pemberdayaan UMKM, hingga hiburan rakyat.
Meskipun tidak sampai membludak, halaman rumah dinas tetap terlihat ramai dipenuhi warga yang datang sejak pagi. Antusiasme ini menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap program yang menggabungkan unsur olahraga, ekonomi kreatif, sekaligus interaksi langsung dengan pemerintah.
Senam Aerobik Gairahkan Pagi Kota Salatiga
Sesi senam pagi menjadi pembuka acara, dipandu oleh dua instruktur yang sudah dikenal masyarakat: Instruktur Ani dan Instruktur Retno. Keduanya memimpin peserta dengan gerakan ritmis dan musik energik, menciptakan suasana yang penuh semangat.
Instruktur Retno menilai kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana edukasi kesehatan.
“Kesadaran masyarakat untuk berolahraga semakin meningkat. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga menjaga kebugaran,” ujarnya.
Warga dari berbagai kelompok usia—mulai dari pelajar, komunitas ibu-ibu, pekerja, hingga lansia—tampak bergabung dan mengikuti gerakan dengan antusias.
UMKM Lokal Dapat Panggung Lebih Luas
Selain olahraga, acara ini juga menjadi ruang promosi yang kuat bagi UMKM Salatiga. Sejumlah pelaku usaha lokal menampilkan produk andalan mulai dari kuliner tradisional, minuman kekinian, kerajinan tangan, hingga produk fashion.
Bazar kecil yang digelar itu tidak pernah sepi dari pengunjung. Banyak warga memanfaatkan kesempatan untuk membeli jajanan pagi, mencicipi produk baru, hingga sekadar melihat-lihat inovasi kreatif pelaku UMKM.
Menurut pernyataan pejabat pemkot yang hadir, dukungan terhadap UMKM merupakan bagian penting dari agenda pembangunan ekonomi kota.
“Kami ingin memastikan pelaku UMKM mendapatkan ruang yang layak untuk bertemu pembeli secara langsung. Program ini akan terus dikembangkan,” katanya.
Konsumsi Gratis & Doorprize: Bentuk Apresiasi Untuk Warga
Untuk menambah kenyamanan peserta, panitia menyediakan makan dan minum gratis bagi seluruh warga yang hadir. Tidak ketinggalan, acara juga diselingi dengan pembagian doorprize yang menjadi salah satu momen paling ditunggu.
Hadiah berupa perlengkapan rumah tangga, paket sembako, hingga merchandise lokal dibagikan secara bertahap sepanjang acara. Sorak gembira peserta semakin menambah meriah suasana.
Seorang warga, Yuni (35), mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.
“Senamnya enak, lokasinya teduh, dan banyak sekali pilihan UMKM. Acara ini terasa menyatu dengan warga,” ungkapnya.
Pemkot Ingin Hadir Lebih Dekat
Program “Walikota Menyapa” bukan hanya tentang olahraga dan bazar UMKM. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi medium komunikasi antara pemkot dan masyarakat. Warga dapat menyampaikan aspirasi, keluhan, atau sekadar berdialog ringan dengan pejabat yang hadir.
Pemkot menyampaikan bahwa agenda ini akan terus digelar secara berkala sebagai komitmen menghadirkan pemerintahan yang terbuka, melayani, dan dekat dengan masyarakat.
Menjelang penutupan, sejumlah warga masih terlihat menikmati suguhan hiburan musik sambil berinteraksi di area UMKM.
Jika ingin ditambah foto ilustrasi, kutipan tambahan, atau dibuat versi yang lebih panjang seperti liputan majalah, saya bisa buatkan juga.
“Walikota Menyapa Hadirkan Semangat Baru: Warga Padati Rumah Dinas untuk Senam, UMKM, dan Layanan Publik”
Salatiga – Kegiatan “Walikota Menyapa” kembali digelar Pemerintah Kota Salatiga dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bertempat di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Diponegoro, acara yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai itu menghadirkan rangkaian aktivitas sehat, gerakan pemberdayaan UMKM, hingga hiburan rakyat.
Meskipun tidak sampai membludak, halaman rumah dinas tetap terlihat ramai dipenuhi warga yang datang sejak pagi. Antusiasme ini menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap program yang menggabungkan unsur olahraga, ekonomi kreatif, sekaligus interaksi langsung dengan pemerintah.
Senam Aerobik Gairahkan Pagi Kota Salatiga
Sesi senam pagi menjadi pembuka acara, dipandu oleh dua instruktur yang sudah dikenal masyarakat: Instruktur Ani dan Instruktur Retno. Keduanya memimpin peserta dengan gerakan ritmis dan musik energik, menciptakan suasana yang penuh semangat.
Instruktur Retno menilai kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana edukasi kesehatan.
“Kesadaran masyarakat untuk berolahraga semakin meningkat. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga menjaga kebugaran,” ujarnya.
Warga dari berbagai kelompok usia—mulai dari pelajar, komunitas ibu-ibu, pekerja, hingga lansia—tampak bergabung dan mengikuti gerakan dengan antusias.
UMKM Lokal Dapat Panggung Lebih Luas
Selain olahraga, acara ini juga menjadi ruang promosi yang kuat bagi UMKM Salatiga. Sejumlah pelaku usaha lokal menampilkan produk andalan mulai dari kuliner tradisional, minuman kekinian, kerajinan tangan, hingga produk fashion.
Bazar kecil yang digelar itu tidak pernah sepi dari pengunjung. Banyak warga memanfaatkan kesempatan untuk membeli jajanan pagi, mencicipi produk baru, hingga sekadar melihat-lihat inovasi kreatif pelaku UMKM.
Menurut pernyataan pejabat pemkot yang hadir, dukungan terhadap UMKM merupakan bagian penting dari agenda pembangunan ekonomi kota.
“Kami ingin memastikan pelaku UMKM mendapatkan ruang yang layak untuk bertemu pembeli secara langsung. Program ini akan terus dikembangkan,” katanya.
Konsumsi Gratis & Doorprize: Bentuk Apresiasi Untuk Warga
Untuk menambah kenyamanan peserta, panitia menyediakan makan dan minum gratis bagi seluruh warga yang hadir. Tidak ketinggalan, acara juga diselingi dengan pembagian doorprize yang menjadi salah satu momen paling ditunggu.
Hadiah berupa perlengkapan rumah tangga, paket sembako, hingga merchandise lokal dibagikan secara bertahap sepanjang acara. Sorak gembira peserta semakin menambah meriah suasana.
Seorang warga, Yuni (35), mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.
“Senamnya enak, lokasinya teduh, dan banyak sekali pilihan UMKM. Acara ini terasa menyatu dengan warga,” ungkapnya.
Pemkot Ingin Hadir Lebih Dekat
Program “Walikota Menyapa” bukan hanya tentang olahraga dan bazar UMKM. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi medium komunikasi antara pemkot dan masyarakat. Warga dapat menyampaikan aspirasi, keluhan, atau sekadar berdialog ringan dengan pejabat yang hadir.
Pemkot menyampaikan bahwa agenda ini akan terus digelar secara berkala sebagai komitmen menghadirkan pemerintahan yang terbuka, melayani, dan dekat dengan masyarakat.
Menjelang penutupan, sejumlah warga masih terlihat menikmati suguhan hiburan musik sambil berinteraksi di area UMKM.
Reina
