
I Time.id – 22 November 2025 . Banyak warga mengenal tali putri sebagai tanaman parasit yang kerap merusak tanaman produktif. Rupanya, di balik wujudnya yang mirip benang halus berwarna kuning keemasan, tanaman ini menyimpan kisah unik, manfaat tersembunyi, hingga misteri yang jarang diketahui masyarakat.
Tali putri (Cuscuta sp.) dikenal sebagai tanaman parasit murni. Tidak seperti tanaman biasa, tali putri tidak mempunyai daun dan akar sejati, sehingga ia tidak bisa melakukan fotosintesis. Untuk bertahan hidup, tali putri menempel pada tanaman inang dan menyedot nutrisi, membuat tanaman inangnya menjadi:
- Layu perlahan
- Pertumbuhan terhambat
- Mengalami perubahan warna
- Bahkan bisa mati jika parasitnya terlalu banyak
Itulah sebabnya masyarakat menyebut tali putri sebagai “benang perusak tanaman”.
Meski merusak, tali putri tumbuh secara spontan, biasanya di area lembap dan sawah. Banyak orang tidak mengenali bahayanya karena bentuknya yang:
- Sangat halus
- Tidak terlihat seperti tanaman
- Justru tampak cantik saat membelit tanaman lain
Oleh karena itu, tali putri sering dibiarkan hingga menyebar luas dan baru disadari ketika tanaman inangnya mulai rusak.
Di balik reputasinya sebagai parasit, beberapa penelitian dan pengobatan tradisional mencatat bahwa tali putri memiliki manfaat medis tertentu. Bagian batang halusnya sering dimanfaatkan untuk:
- Mengatasi peradangan ringan
- Meringankan sakit kepala tradisional
- Dipakai sebagai obat luar untuk luka tertentu
- Mengobati kelelahan tubuh
Meski demikian, pemakaiannya harus berhati-hati karena belum semua manfaatnya dibuktikan secara ilmiah secara menyeluruh.
Selain sebagai parasit, tali putri memiliki fakta menarik:
- Hanya mencari inang yang sehat
Tali putri bisa memilih tanaman inang yang kaya nutrisi melalui aroma dan kelembapan. - Mampu berpindah dari satu tanaman ke tanaman lain
Setelah menempel dan menyedot nutrisi, tali putri dapat memutus batang lamanya dan pindah ke inang baru. - Mengirim “kode kimia” pada tanaman inang
Penelitian menunjukkan tali putri bisa membuat tanaman inang melemah lewat sinyal kimia yang mengganggu sistem pertahanan tumbuhan.
Para pakar pertanian menyarankan beberapa langkah mudah:
- Mencabut tali putri sebelum melekat kuat
- Membersihkan area sekitar tanaman dari gulma
- Menggunakan pupuk organik agar tanaman inang lebih kuat
- Menghindari lahan lembap yang terlalu lama tergenang
Langkah ini dapat mencegah penyebaran tali putri yang sangat cepat.
Tali putri mungkin sering dianggap sebagai tanaman pengganggu yang merusak, namun di balik itu terdapat manfaat, keunikan, dan misteri biologis yang jarang diketahui. Kesadaran masyarakat tentang bahaya sekaligus potensi tanaman ini penting agar tidak salah kaprah dalam menilai atau menangani kemunculannya.
Reina

