ITime.id – Nasional 27 November 2025 ,Ikan buntal, atau yang lebih dikenal sebagai pufferfish, selama ini identik dengan racun mematikan bernama tetrodotoxin—zat neurotoksin yang jauh lebih berbahaya dibandingkan sianida. Namun, di balik reputasinya yang menakutkan, berbagai penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa ikan buntal menyimpan potensi besar di dunia kesehatan dan farmasi.
Ikan buntal memiliki kemampuan menggelembung sebagai mekanisme pertahanan diri. Namun yang paling berbahaya adalah kandungan racunnya yang terdapat pada hati, ovarium, kulit, hingga usus.
Tetrodotoxin bekerja dengan menghambat sinyal saraf, menyebabkan kelumpuhan cepat hingga gagal napas jika dikonsumsi tanpa penanganan khusus. Di Jepang, ikan buntal (fugu) hanya boleh diolah oleh juru masak bersertifikasi tinggi.
Meski berbahaya, kandungan unik inilah yang kini menjadi objek penelitian intensif.
Meski tidak dapat dikonsumsi sembarangan, beberapa kandungan pada ikan buntal dan racunnya justru memiliki manfaat ilmiah yang menarik:
1. Potensi sebagai Obat Pereda Nyeri Kuat
Penelitian kedokteran menunjukkan bahwa tetrodotoxin dapat dimanfaatkan dalam dosis mikroskopis sebagai analgesik yang sangat kuat. Zat ini mampu memblokir rasa sakit pada saraf tanpa menghilangkan kesadaran pasien.
Potensinya sedang diteliti untuk:
- Mengatasi rasa sakit kronis pada kanker
- Terapi nyeri saraf (neuropati)
- Manajemen nyeri pasca-operasi
2. Sumber Kolagen dan Protein Berkualitas
Daging ikan buntal yang aman (telah diproses khusus dan tidak mengandung racun) memiliki:
- Protein tinggi
- Kadar lemak rendah
- Kolagen alami
Kolagen ini berpotensi digunakan dalam:
- Industri farmasi
- Produk perawatan kulit
- Bahan penyembuhan luka
3. Penelitian Anti-Tumor
Beberapa studi laboratorium menemukan bahwa komponen pada ikan buntal memiliki efek antiproliferasi terhadap sel kanker tertentu. Meski masih dalam tahap awal, temuan ini membuka kemungkinan pemanfaatan lebih luas di masa depan.
4. Potensi Dalam Dunia Bioteknologi
Racun tetrodotoxin banyak digunakan sebagai:
- Alat penelitian sistem saraf
- Bahan pengembangan obat baru
- Model eksperimen neurofisiologi
Meski menyimpan potensi, ikan buntal tidak boleh dikonsumsi tanpa keahlian khusus. Penanganan yang tidak tepat dapat menyebabkan keracunan fatal dalam hitungan menit.
Di Indonesia, pengolahan ikan buntal sebagai makanan belum direkomendasikan untuk konsumsi publik karena tingginya risiko kesehatan.
Ikan buntal adalah contoh unik bagaimana makhluk beracun dapat membawa manfaat besar bagi dunia kesehatan jika ditangani dengan benar. Berbahaya untuk dimakan sembarangan, namun menyimpan potensi besar untuk:
- obat pereda nyeri,
- penelitian kanker,
- bahan kolagen, hingga
- bioteknologi saraf.
Dunia medis kini terus menggali rahasia di balik racun mematikan ikan ini, membuka peluang baru bagi perkembangan ilmu kesehatan di masa depan.
Reina

