ITime.id – Nasional 30 November 2025 Istilah budaya dan budayawan sering terdengar beriringan, namun keduanya memiliki makna yang jauh berbeda dalam konteks sejarah dan perkembangan peradaban bangsa. Di tengah arus modernisasi yang cepat, pemahaman tentang perbedaan ini menjadi penting untuk menjaga identitas serta arah pembangunan kebudayaan Indonesia.
Budaya adalah seluruh cara hidup, nilai, norma, pengetahuan, bahasa, estetika, serta kebiasaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ia bukan hanya benda atau simbol, tetapi juga mencakup perilaku sehari-hari, kesenian, tradisi lisan, hingga cara masyarakat memandang dunia.
Dalam sejarah Nusantara, budaya tercermin pada:
- Tradisi agraris seperti subak di Bali
- Kearifan lokal menyikapi alam
- Seni tari, musik, dan bahasa daerah
- Ritual adat yang mengatur kehidupan sosial masyarakat
Budaya berkembang secara alami, mengikuti perjalanan waktu, perubahan sosial, dan interaksi antar komunitas. Itulah yang membuat budaya selalu hidup dan tidak pernah berhenti bertransformasi.
Berbeda dengan budaya, budayawan adalah individu—seniman, penulis, peneliti, pemikir, hingga tokoh adat—yang memiliki kemampuan memahami, mengembangkan, dan merawat nilai-nilai budaya tersebut. Para budayawan kerap menjadi jembatan antara masa lampau dan masa kini.
Sejak era kerajaan hingga zaman modern, Indonesia memiliki banyak budayawan yang berpengaruh, seperti:
- Romo Mangunwijaya, penggerak seni arsitektur dan kebudayaan rakyat
- WS Rendra, sastrawan yang menghidupkan teater modern
- Gus Dur, tokoh yang menggagas pemikiran pluralisme budaya
- Seniman tradisi yang menjaga kelestarian tari, musik, dan ritual daerah
Keberadaan budayawan menjadi penting karena merekalah yang mengartikulasikan nilai budaya dalam bentuk karya, pemikiran, atau gerakan sosial sehingga tetap relevan di setiap zaman.
Pemahaman yang jelas antara “budaya” dan “budayawan” menjadi kunci dalam:
- Menyusun kebijakan pelestarian kebudayaan
- Menghargai peran para seniman dan pemikir bangsa
- Memperkuat jati diri nasional
- Mencegah penyederhanaan makna budaya sebagai sekadar hiburan
Dengan mengetahui bahwa budaya adalah sistem nilai, sedangkan budayawan adalah aktor yang menghidupkan nilai tersebut, masyarakat dapat lebih bijak menilai kontribusi masing-masing dalam perjalanan bangsa.
Indonesia adalah negara kaya budaya, dan perannya dalam sejarah tidak terlepas dari para budayawan yang menjaga serta mengembangkannya. Di tengah tantangan global, pemahaman mendalam mengenai keduanya bukan sekadar pengetahuan, tetapi bagian dari upaya mempertahan identitas nasional.
Reina

