ITime. Id Jakarta 4Desember 2025 . Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Curah hujan tinggi dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi melanda berbagai daerah, terutama di wilayah Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga sebagian Sulawesi.

Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang tidak stabil, termasuk aktifnya pola monsun Asia, adanya daerah tekanan rendah, serta fenomena lokal yang memperkuat pertumbuhan awan hujan. BMKG mencatat bahwa perubahan cuaca belakangan ini berlangsung cepat dan sulit diprediksi, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
BMKG mengingatkan bahwa curah hujan ekstrem dapat menimbulkan berbagai dampak, seperti:
- Banjir dan banjir bandang
- Longsor di daerah perbukitan
- Pohon tumbang akibat angin kencang
- Gangguan transportasi
- Gelombang tinggi di wilayah pesisir
Daerah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi diminta untuk terus memantau informasi perkembangan cuaca.
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG mengimbau agar masyarakat tidak mengabaikan informasi peringatan dini yang disampaikan melalui berbagai kanal resmi.
“Cuaca saat ini sangat dinamis. Peringatan dini kami perbarui setiap enam jam. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah daerah,” ujar pihak BMKG.
Pemerintah daerah di wilayah rawan bencana telah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk pemeriksaan fasilitas drainase, kesiapan alat berat, hingga penyampaian himbauan mitigasi kepada warga.
Warga juga diminta untuk menghindari aktivitas di area sungai saat hujan deras, mengantisipasi genangan di sekitar rumah, serta segera melapor apabila terjadi situasi darurat.
BMKG menyediakan informasi cuaca terbaru melalui:
- Aplikasi InfoBMKG
- Media sosial resmi BMKG
- Situs web BMKG
- Pusat layanan informasi di stasiun meteorologi daerah
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi risiko dan dampak dari fenomena cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat.
Reina

