.
ITime.id Jakarta, 4 Desember 2025 Memasuki periode awal pemerintahan Prabowo–Gibran, berbagai program baru mulai dijalankan sebagai bagian dari agenda percepatan pembangunan nasional. Seiring langkah-langkah strategis yang dicanangkan, dinamika politik dan sosial di ruang publik semakin menguat, memunculkan respons beragam dari kelompok yang pro maupun kontra.

Sejumlah kebijakan yang diperkenalkan pemerintah dinilai sebagai upaya menghadirkan perubahan signifikan dalam tata kelola negara. Kelompok pendukung menyebut bahwa kombinasi pengalaman Prabowo dan energi kepemimpinan Gibran menciptakan gaya pemerintahan yang cepat, responsif, dan adaptif.
Program yang banyak mendapat apresiasi antara lain:
- Transformasi layanan publik berbasis digital untuk memotong rantai birokrasi.
- Peningkatan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah perkotaan dan pedesaan.
- Penguatan sektor pangan dan pertahanan sebagai prioritas pemerintahan.
- Dukungan bagi UMKM dan generasi muda, termasuk program pelatihan dan akses permodalan.
Kelompok pro menilai langkah ini sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mempercepat laju pembangunan nasional dan memperbaiki kualitas layanan publik.
Di sisi lain, sejumlah kebijakan juga menuai kritik dari sebagian masyarakat, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil. Kritik yang muncul mencakup:
- Kekhawatiran terkait efektivitas pelaksanaan program jangka panjang.
- Penilaian bahwa beberapa kebijakan membutuhkan kajian lebih dalam sebelum diimplementasikan.
- Dorongan agar pemerintah lebih transparan dan membuka ruang partisipasi publik yang lebih besar.
Sebagian pengamat menilai bahwa pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan konsisten.
Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah menyampaikan bahwa kritik merupakan bagian penting dari sistem demokrasi. Beberapa kementerian dan lembaga dikabarkan terus melakukan evaluasi internal, serta membuka ruang dialog dengan kelompok masyarakat untuk memperbaiki implementasi program.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk memperbaiki layanan, menjaga stabilitas nasional, serta mengawal kebijakan agar tetap sejalan dengan kepentingan publik.
Dengan berbagai program ambisius yang telah diluncurkan, masyarakat berharap pemerintahan Prabowo–Gibran mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Transparansi, konsistensi, dan keberpihakan pada masyarakat dianggap sebagai faktor kunci keberhasilan.
Di tengah pro dan kontra yang terus berkembang, pemerintahan ini berada pada momentum penting: mengubah kritik menjadi masukan konstruktif dan memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Reina

