ITime.id —Salatiga 6 Desember 2025 .DPRD Kota Salatiga mengawali Desember 2025 dengan serangkaian kegiatan penting yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Berbagai agenda tersebut digelar secara terstruktur melalui rapat komisi, sidang paripurna, hingga kunjungan kerja lapangan.

1. Rapat Paripurna Bahas Rancangan APBD Perubahan
Dalam agenda paripurna pekan ini, DPRD Kota Salatiga membahas tahapan akhir penyusunan Rancangan APBD Perubahan 2025. Pembahasan menitikberatkan pada efisiensi belanja publik, optimalisasi pendapatan daerah, serta pengalokasian anggaran untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Pimpinan DPRD menegaskan bahwa perubahan anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika kebutuhan masyarakat serta urgensi pemulihan ekonomi daerah.
2. Komisi–Komisi Intensifkan Pengawasan Program Daerah
Sejumlah komisi DPRD turun langsung melakukan inspeksi lapangan terhadap proyek pembangunan yang tengah berjalan, termasuk:
- Peningkatan kualitas jalan lingkungan,
- Revitalisasi fasilitas umum,
- Pemeriksaan progres pembangunan gedung layanan publik.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap program berjalan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
3. Penyerapan Aspirasi Masyarakat Lewat Forum Dialog
Selain agenda formal, anggota DPRD turut menggelar forum dialog bersama tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta perwakilan pemuda Salatiga. Beberapa isu yang menjadi sorotan yaitu:
- Kebutuhan akses permodalan UMKM,
- Penguatan program pemberdayaan pemuda,
- Penertiban kawasan rawan kemacetan,
- Permintaan peningkatan layanan kesehatan di tingkat kelurahan.
DPRD menyatakan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan prioritas dalam pembahasan program kerja 2026.
4. Penguatan Kolaborasi dengan Pemerintah Kota
Dalam rangka menjaga sinergi legislatif–eksekutif, DPRD Kota Salatiga melakukan pertemuan koordinasi dengan Wali Kota beserta jajaran OPD. Pertemuan membahas konsolidasi pelaksanaan program Satu Data Salatiga, peningkatan transparansi anggaran, dan percepatan pelayanan digital bagi masyarakat.
Ketua DPRD menekankan bahwa kolaborasi ini penting untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka, efisien, dan responsif.
Reina

