ITime. Id Denpasar, 5 Desember 2025 — Kementerian Pemberdayaan Masyarakat dan Mutu (PM2) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor pariwisata dan kesehatan holistik. Bertempat di Denpasar, Menteri PM2 secara resmi melepas 40 peserta Program Pelatihan Wellness Therapist yang telah menjalani pelatihan intensif selama beberapa minggu.

Acara pelepasan yang berlangsung di pusat pelatihan terpadu tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat kementerian, perwakilan pemerintah daerah Bali, serta para instruktur profesional. Dalam sambutannya, Menteri PM2 menegaskan bahwa kebutuhan tenaga wellness di Indonesia meningkat pesat seiring pertumbuhan industri spa, kebugaran, dan layanan kesehatan alternatif yang menjadi daya tarik wisata nasional, khususnya di Bali
.
“Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak tenaga terapis berkualitas yang tidak hanya mengandalkan teknik, tetapi juga memahami standar pelayanan internasional,” ujar Menteri PM2 dalam sambutannya.
Para peserta dibekali keahlian mulai dari pijat tradisional Nusantara, aromaterapi, terapi relaksasi, etika layanan, hingga manajemen klinik wellness. Kurikulum tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Pemerintah menargetkan program ini mampu mendukung perluasan lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda Bali yang ingin berkecimpung di sektor pariwisata berkelanjutan. Banyak peserta yang nantinya akan ditempatkan di pusat wellness, hotel, maupun spa bertaraf internasional di berbagai wilayah Indonesia.
Kementerian PM2 berencana memperluas pelatihan serupa ke sejumlah kota besar di tahun mendatang, sebagai bentuk dorongan untuk memperkuat SDM nasional di bidang layanan kesehatan holistik.
Reina

