Jakarta, itime.id —jakarta 6 Desember 2025 . Pemerintah Indonesia terus menggencarkan berbagai langkah strategis untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya ini menjadi bagian dari agenda besar menuju Indonesia Sejahtera, dengan fokus pada pemerataan pembangunan, penguatan sektor produktif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah.

1. Penguatan Infrastruktur Nasional
Pemerintah saat ini tengah memprioritaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan nasional, jalur logistik, bandara, hingga proyek energi. Langkah ini diharapkan mampu menurunkan biaya distribusi dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Proyek-proyek strategis seperti pembangunan jalan tol baru, revitalisasi pelabuhan, serta perluasan jaringan kereta api juga menjadi motor penggerak konektivitas antarwilayah.
2. Dorong UMKM Go Digital
Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga fokus pada penguatan ekonomi digital. Program UMKM Go Digital kembali diperluas, memberikan pelatihan, akses pasar, serta pendampingan teknologi agar pelaku usaha kecil dapat bersaing di era transformasi digital.
Langkah tersebut menjadi kunci penting dalam menciptakan lapangan kerja baru dan menumbuhkan ekonomi lokal.
3. Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan
Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memperkuat koordinasi dengan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Operasi pasar, peningkatan produksi beras dan komoditas pokok, serta perbaikan rantai pasokan menjadi salah satu fokus utama.
Upaya ini dianggap krusial mengingat kebutuhan pokok merupakan komponen utama pengeluaran masyarakat.
4. Investasi dan Iklim Usaha Diperbaiki
Pemerintah juga terus mempermudah perizinan agar investasi asing maupun domestik lebih cepat masuk ke sektor-sektor produktif. Sejumlah perusahaan global telah menyatakan minat memperluas operasi mereka di Indonesia, terutama pada sektor hilirisasi, energi terbarukan, dan manufaktur.
Peningkatan investasi ini diyakini mampu menyerap tenaga kerja besar dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
5. Komitmen Pada Hilirisasi dan Ekonomi Berkelanjutan
Di sektor sumber daya alam, strategi hilirisasi kembali dipacu untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri. Pemerintah menekankan bahwa Indonesia tidak lagi ingin bergantung pada ekspor bahan mentah.
Selain itu, pengembangan energi baru terbarukan (EBT), seperti PLTS dan geothermal, juga masuk dalam prioritas untuk mendukung ekonomi hijau yang berkelanjutan.
6. Program Perlindungan Sosial Diperkuat
Untuk menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil, pemerintah memperluas program perlindungan sosial berupa bantuan tunai, pemberdayaan ekonomi desa, hingga penyediaan lapangan kerja melalui berbagai proyek padat karya.
Program-program tersebut dinilai efektif menekan kesenjangan dan meningkatkan kemampuan masyarakat menuju kemandirian ekonomi.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk membawa Indonesia menuju ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya saing global. Harapannya, capaian ini menjadi pondasi kokoh menuju Indonesia Sejahtera dalam beberapa tahun mendatang.
Reina

