ITime.id — Magelang 6 Desember 2025 Kawasan pertanian Suko Makmur di Kabupaten Magelang kembali menjadi perbincangan hangat setelah jumlah wisatawan yang datang meningkat pesat sepanjang akhir tahun 2025. Wilayah yang dikenal dengan tanahnya yang subur serta panorama pegunungan yang menawan ini kini tidak hanya menjadi pusat produksi pertanian, tetapi juga destinasi wisata agro favorit bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.

Terletak di lereng pegunungan yang berhawa sejuk, Suko Makmur menampilkan hamparan kebun sayur, tanaman hortikultura, dan berbagai jenis tanaman organik yang tertata rapi. Keindahan alam dan aktivitas pertanian warga setempat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin merasakan langsung pengalaman bertani sambil menikmati suasana pedesaan yang asri.
Kepala Desa Suko Makmur, dalam keterangannya, menyebutkan bahwa konsep agro-tourism yang dikembangkan warga telah berhasil meningkatkan perekonomian desa sekaligus memperkenalkan potensi Magelang ke dunia internasional.
“Pengunjung dapat memetik sayuran langsung, belajar teknik tanam organik, hingga mengikuti tur edukasi tentang pengelolaan lahan. Hal seperti inilah yang membuat wisatawan betah dan terus berdatangan,” ujarnya.
Banyak wisatawan mancanegara, terutama dari Asia dan Eropa, tertarik mengunjungi Suko Makmur karena keunikannya yang memadukan pertanian tradisional dengan keindahan alam khas Magelang. Mereka bahkan sering menghabiskan waktu berhari-hari untuk mengikuti paket wisata edukatif yang disiapkan oleh kelompok tani setempat.
Tak hanya itu, kawasan ini turut menyediakan spot foto berlatar alam yang memukau, kafe desa dengan menu lokal berbahan organik, serta jalur trekking yang melewati area persawahan dan kebun. Hal ini menambah nilai wisata yang mampu menarik generasi muda pecinta konten visual.
Pemerintah Kabupaten Magelang menyambut perkembangan ini dengan positif. Mereka berencana menambah fasilitas pendukung seperti akses jalan yang lebih baik, pusat informasi wisata, serta ruang UMKM untuk memamerkan produk pertanian khas Suko Makmur.
Dengan konsep pertanian berkelanjutan dan pariwisata ramah lingkungan, Suko Makmur kini menjadi contoh sukses bagaimana desa dapat berkembang tanpa meninggalkan jati diri agrarisnya. Pengunjung pun terus datang, membawa cerita dan pengalaman baru yang memperkaya citra Magelang sebagai “surga kecil” pertanian Indonesia.
Reina

