itime.id – Nasional.7 Desember 2025 .
Upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh warga negara kembali digencarkan melalui perluasan program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C di berbagai daerah. Langkah ini menjadi strategi utama dalam menekan angka anak putus sekolah yang masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Program kejar paket merupakan bagian dari layanan pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal untuk mendapatkan ijazah yang setara SD, SMP, hingga SMA. Ijazah tersebut memiliki kekuatan hukum yang sama dan dapat digunakan untuk melamar pekerjaan, mengikuti seleksi CPNS, serta melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Perluasan Layanan Melalui PKBM di Berbagai Daerah
Melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), pemerintah memperluas layanan pendidikan kesetaraan hingga ke pelosok desa. Banyak PKBM kini menyediakan kelas sore dan malam untuk memfasilitasi anak putus sekolah yang bekerja di siang hari maupun masyarakat dewasa yang ingin melanjutkan pendidikan.
Beberapa daerah juga menerapkan sistem pembelajaran hybrid, menggabungkan kelas tatap muka dan daring, sehingga peserta dapat belajar lebih fleksibel tanpa harus mengorbankan waktu bekerja.
Dorongan untuk Mengurangi Angka Putus Sekolah
Pemerintah pusat dan daerah menargetkan penurunan angka putus sekolah dengan memberikan berbagai dukungan seperti:
- Penyediaan modul pembelajaran yang mudah dipahami
- Bantuan perangkat pembelajaran digital
- Pelatihan tutor dan fasilitator PKBM
- Program beasiswa untuk peserta dari keluarga kurang mampu
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu ribuan anak yang sempat terhenti sekolah untuk kembali meraih kesempatan belajar.
Kesempatan Kedua Bagi Generasi Muda
Program pendidikan kesetaraan tidak hanya memberikan ijazah, tetapi juga membuka kesempatan kedua bagi generasi muda yang sebelumnya harus meninggalkan bangku sekolah karena faktor ekonomi, jarak, ataupun kondisi keluarga.
Banyak peserta kejar paket kini berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mengikuti pelatihan vokasi, hingga bekerja di berbagai sektor industri. Pemerintah optimistis bahwa keberlanjutan program ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengurangi kesenjangan pendidikan di daerah terpencil.
Komitmen Pemerintah: Tidak Ada Anak yang Tertinggal
Melalui penguatan PKBM, kolaborasi dengan masyarakat, serta dukungan relawan pendidikan, pemerintah menegaskan komitmennya bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak, termasuk mereka yang pernah terputus dari sekolah.
Program kejar paket A–C akan terus diperluas agar tidak ada generasi muda yang tertinggal dalam meraih masa depan yang lebih baik
Reina

