ITime.id – I10 Desember 2025 .ndonesia sebagai negara kepulauan yang dikelilingi deretan gunung berapi aktif memiliki potensi besar dalam sektor wisata alam, khususnya aktivitas pendakian. Keanekaragaman bentang alam yang membentang dari Sumatra hingga Papua membuat destinasi pegunungan di Tanah Air selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren wisata alam—khususnya pendakian gunung—menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat untuk berwisata di ruang terbuka serta mencari pengalaman yang lebih dekat dengan alam. Sejumlah gunung tercatat menjadi tujuan favorit bagi para pecinta sunrise dan sunset karena menawarkan panorama yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai emosional dan spiritual.
Berikut rangkuman destinasi pendakian gunung yang paling banyak dikunjungi sebagai lokasi menikmati matahari terbit dan terbenam di Indonesia.

1. Gunung Bromo – Jawa Timur
Gunung Bromo sudah lama menjadi ikon wisata nasional. Spot Penanjakan, Bukit Kingkong, dan Seruni Point menjadi lokasi utama bagi ribuan wisatawan untuk menyaksikan fenomena matahari terbit yang muncul di balik lautan kabut.
Panorama sunrise di Bromo menampilkan siluet Gunung Semeru dan kaldera Bromo yang luas, menciptakan komposisi visual yang sering disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Selain itu, suasana matahari terbenam di lautan pasir Bromo juga tidak kalah memukau, terutama ketika langit berubah warna menjadi jingga keemasan.
2. Gunung Prau – Jawa Tengah
Gunung Prau Dieng menjadi primadona bagi pendaki pemula. Trek yang relatif ramah dan waktu tempuh yang singkat menjadikan gunung ini sangat populer, terutama pada musim liburan.
Puncak Prau dikenal dengan sebutan Golden Sunrise of Java karena gradasi warna matahari terbitnya yang sangat jelas dan kontras. Dari titik ini, wisatawan dapat menyaksikan deretan gunung megah seperti Sindoro, Sumbing, Merbabu, Merapi, hingga Slamet. Sunset di Prau juga menawarkan panorama garis cakrawala yang memudar perlahan, memberikan pengalaman visual yang sangat menenangkan.
3. Gunung Rinjani – Nusa Tenggara Barat
Gunung Rinjani, yang menjulang setinggi 3.726 meter, merupakan salah satu gunung tercantik sekaligus paling menantang di Indonesia. Fenomena sunrise dari puncaknya dianggap sebagai salah satu pemandangan terbaik di Asia Tenggara.
Ketika matahari muncul perlahan dari balik horizon Laut Flores, warna keemasan menyinari Danau Segara Anak dan lembah-lembah di bawahnya. Sunset di kawasan Plawangan Sembalun maupun Senaru juga menjadi magnet tersendiri karena menghadirkan suasana damai di tengah kontur pegunungan yang eksotis.
4. Gunung Ijen – Jawa Timur
Banyak wisatawan datang ke Ijen untuk menyaksikan blue fire, tetapi kawasan ini juga menawarkan sunrise yang luar biasa. Setelah pendakian sekitar dua jam, wisatawan dapat menyaksikan matahari muncul dan menerangi danau kawah berwarna toska dengan latar pegunungan.
Fenomena sunrise di Ijen sering menjadi objek fotografi profesional maupun dokumentasi wisatawan internasional. Perpaduan cahaya pagi, kabut tipis, dan warna air kawah menciptakan pemandangan yang sangat ikonik.
5. Gunung Batur – Bali
Gunung Batur menjadi salah satu tujuan “sunrise trekking” paling terkenal di Bali. Pendakian biasanya dimulai pada dini hari agar wisatawan dapat tiba di puncak sebelum matahari terbit.
Dari puncaknya, matahari muncul di atas Danau Batur dan Gunung Abang dengan panorama langit berwarna jingga lembut yang memantul di permukaan air. Banyak wisatawan memilih tetap berada di puncak hingga sore hari untuk menikmati sunset yang tidak kalah mempesona.
Pertumbuhan Wisata Alam & Pengembangan Fasilitas
Kenaikan jumlah wisatawan pendaki mendorong pemerintah dan pengelola jalur pendakian untuk meningkatkan fasilitas seperti jalur yang lebih aman, pos informasi, area camping, serta layanan pemandu. Selain itu, kampanye ekowisata terus ditingkatkan guna menjaga kelestarian alam dan mencegah kerusakan akibat aktivitas manusia.
Para pendaki kini semakin sadar untuk menerapkan prinsip leave no trace atau tidak meninggalkan sampah apa pun selama beraktivitas di alam. Hal ini menjadi langkah positif demi menjaga keberlanjutan destinasi wisata gunung di Indonesia.
Gunung sebagai Daya Tarik Wisata Nasional
Keindahan matahari terbit dan terbenam dari puncak gunung telah menjadikan banyak pegunungan di Indonesia bukan hanya sekadar destinasi pendakian, tetapi juga lokasi wisata minat khusus yang semakin diminati. Kombinasi panorama alam yang memukau, aksesibilitas yang membaik, serta daya tarik budaya lokal di sekitar kawasan gunung menambah nilai wisata yang tidak ditemukan di negara lain.
Dengan potensi tersebut, destinasi pendakian gunung diprediksi terus menjadi salah satu sektor unggulan pariwisata Indonesia di masa mendatang.
Reina

