ITime.id — 10 Desember 2025 .Sebuah pabrik mie instan di wilayah Jawa Barat tengah menjadi perhatian setelah muncul dugaan penggunaan bahan pengawet melebihi batas aman. Informasi ini muncul berdasarkan laporan warga dan hasil pemantauan sejumlah pemerhati pangan yang mencurigai adanya ketidakwajaran dalam warna serta aroma produk yang beredar.

Pihak lembaga pengawasan pangan daerah telah mengambil sejumlah sampel untuk diuji laboratorium. “Kami sedang menunggu hasil uji kandungan kimia untuk memastikan apakah pengawet yang dipakai melampaui standar,” ujar salah satu pejabat yang menangani pemeriksaan tersebut.
Konsumen Mulai Resah
Masyarakat mengaku khawatir, terutama karena mie instan merupakan makanan cepat saji yang sangat sering dikonsumsi berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Beberapa warga menyatakan mulai lebih selektif dalam membeli produk setelah kabar ini mencuat.
Potensi Risiko Kesehatan
Ahli pangan mengingatkan bahwa bahan pengawet yang digunakan secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti iritasi pencernaan, kerusakan organ tertentu, hingga risiko jangka panjang apabila dikonsumsi secara rutin.
“Selama dalam batas aman, pengawet diperbolehkan. Namun kelebihan dosisnya justru sangat berbahaya bagi tubuh,” jelas seorang ahli gizi.

Imbauan untuk Tetap Selektif
Hingga hasil pemeriksaan resmi diumumkan, konsumen diminta lebih berhati-hati dalam memilih produk mie instan. Pemeriksaan izin edar, komposisi bahan, label BPOM, dan tanggal kedaluwarsa menjadi langkah sederhana namun penting untuk memastikan keamanan konsumsi.
Pemerintah daerah juga didesak segera memberikan klarifikasi dan melakukan sidak mendalam agar persoalan ini tidak menimbulkan keresahan lebih luas.
Reina

