Itime. Bekasi 26 Desember 2025 .Persiapan konvoi buruh menuju Istana Negara pada 30 Desember 2025 telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 20.000 pekerja dari Jawa Barat akan melaksanakan aksi protes atas keputusan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang dianggap mencoret rekomendasi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026.

Panitia penyelenggara dari DPW FSPMI Jawa Barat mengungkapkan bahwa rute konvoi telah disampaikan dan dik koordinasikan dengan pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan kelancaran aksi. Kegiatan akan dimulai dari titik kumpul terpusat di kawasan Bekasi dan Bandung pada pukul 06.00 WIB.
“Kita sudah siapkan segala sesuatunya. Konvoi akan berjalan damai dan tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat yang peduli dengan masalah upah untuk mendukung perjuangan ini,” ujar Ketua DPW FSPMI Jawa Barat, Suparno, dalam keterangan pers Sabtu (27/12/2025).
Sementara itu, Kantor Staf Presiden (KSP) melalui juru bicara resmi menyatakan bahwa pemerintah pusat telah siap menerima aspirasi buruh. Pihaknya akan membuka ruang komunikasi dan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencari solusi yang sesuai dengan peraturan dan kepentingan bersama.
“Kami menghargai upaya buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Pemerintah pusat akan mendengarkan keluhan mereka dan bekerja sama dengan pihak provinsi untuk klarifikasi serta penanganan yang tepat,” ujar juru bicara KSP
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, kembali menegaskan bahwa penetapan UMSK 2026 dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebanyak 19 kabupaten/kota di Jabar telah mengajukan penetapan UMSK yang disesuaikan dengan sektor usaha berisiko tinggi atau sangat tinggi, dengan ketentuan bahwa besaran UMSK tidak boleh lebih rendah dari Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026.
“Proses penetapan telah mengikuti prosedur yang ada. Kami siap memberikan klarifikasi rinci terkait setiap tahapan penetapan kepada perwakilan buruh kapan saja,” jelasnya.
Buruh menegaskan bahwa mereka akan tetap melakukan konvoi dan menyampaikan tuntutan utama terkait transparansi, keadilan penetapan upah, serta permintaan agar keputusan gubernur dipertimbangkan kembali. Mereka juga menyatakan siap melakukan langkah berikutnya jika tuntutan tidak mendapatkan tanggapan yang memuaskan.
Reina

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
#beritaitime, #beritadaerah, #investigasi, #beritanasinal, #berita, #info, #wartaberita,
