Itime. JAKARTA –29 Desember 2025 . Tak perlu kilau kembang api untuk membuat akhir tahun berkesan. Kerja sama erat antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jepang bukan hanya membawa perubahan nyata bagi ibu kota, tetapi juga mengubah wajah perayaan akhir tahun 2025 menjadi lebih bermakna, berkelanjutan, dan penuh warna budaya!

Jak-Japan Matsuri 2025: Persahabatan yang Jadi Fondasi Akhir Tahun 2025 , Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK) berubah menjadi pusat kegembiraan dengan digelar Jak-Japan Matsuri 2025, sebuah kolaborasi antara Pemerintah DKI dan Yayasan Jabat Hati Indonesia-Jepang. Hadir langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beserta Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi, acara yang dihadiri lebih dari 150.000 pengunjung ini bukan hanya sekadar festival – melainkan jembatan yang mempererat tali silaturahmi.
- Penampilan Memukau: Penari yosakoi dari kota kembar Yokohama berpadu dengan tarian ronggeng Jakarta, sementara grup musik J-pop lokal berbagi panggung dengan penyanyi keroncong legendaris ibu kota.
- Kuliner yang Bersatu: Dari ramen khas Sapporo hingga soto betawi yang menggugah selera, lebih dari 50 gerai kuliner menawarkan perpaduan rasa yang memikat lidah pengunjung.
- Forum Kolaborasi: Di balik keseruan festival, dilaksanakan rapat tertutup antara pihak berwenang DKI dan delegasi Jepang untuk membahas rencana kerja sama baru di bidang transportasi masa depan, pengelolaan air, dan pengembangan ekosistem kreatif.
Tahun Baru Tanpa Kembang Api: Gerakan yang Didukung Langsung oleh Jepang
Menanggapi kekhawatiran tentang polusi udara dan keberlanjutan lingkungan, Pemerintah DKI resmi mengumumkan tidak menyelenggarakan pesta kembang api untuk Malam Tahun Baru 2026 – keputusan yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Jepang.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani menjelaskan, “Kita belajar dari Jepang bahwa keindahan tidak selalu harus bersifat sementara. Kita bisa menciptakan momen berharga dengan sesuatu yang bertahan lama.”
Bahkan, pihak Jepang mengirimkan tim ahli dari Kota Kyoto untuk berbagi pengalaman dalam mengorganisir acara besar dengan fokus pada keberlanjutan:
- Penerangan Hijau: Seluruh area perayaan di Bundaran HI dan Pantai Indah Kapuk dinyalakan dengan lampu LED hemat energi yang dapat digunakan kembali hingga 5 tahun ke depan.
- Aksi Sosial Bersama: Pada 31 Desember 2025, ratusan sukarelawan dari komunitas Indonesia-Jepang akan mengunjungi 10 panti asuhan di Jakarta, membawa makanan khas perayaan dan hadiah edukatif bagi anak-anak.
- Pameran Inovasi Hijau: Di kawasan SCBD, digelar pameran teknologi ramah lingkungan hasil kolaborasi perusahaan lokal dan Jepang – dari kendaraan listrik masa depan hingga sistem pengolahan sampah yang dapat mengubah limbah menjadi energi.
JITEX 2025: Investasi dan Peluang yang Capai Rekor
Penutupan tahun juga diwarnai oleh sukses gemilang Jakarta International Investment, Trade, Tourism & SMEs Expo (JITEX) 2025, yang berlangsung pada 15-20 Desember di Jakarta Convention Center. Acara yang digagas Disppkukm DKI ini berhasil meraih potensi transaksi dan investasi sebesar Rp 14,35 triliun – dengan kontribusi signifikan dari lebih dari 30 perusahaan besar Jepang.
- Kerja Sama Strategis: Perusahaan otomotif Jepang Toyota mengumumkan akan membangun pabrik baterai kendaraan listrik pertama di kawasan Industri Pulogadung, menciptakan lebih dari 2.000 lapangan kerja.
- Pariwisata Kolaboratif: Dinas Pariwisata DKI dan Kementerian Pariwisata Jepang meluncurkan paket wisata “Jakarta-Yokohama Friendship Tour” yang akan mulai beroperasi Januari 2026, menghubungkan keindahan budaya ibu kota Indonesia dengan pesona kota pelabuhan Jepang.
- Bantuan bagi UMKM: Lebih dari 500 pelaku UMKM Jakarta mendapatkan pelatihan manajemen dan akses pasar dari mitra Jepang, dengan beberapa produk lokal seperti kerajinan batik dan makanan ringan akan diekspor langsung ke Jepang mulai tahun depan.
Momen Spesial: Malam Tahun Baru yang Menginspirasi
Pada malam 31 Desember 2025, Bundaran HI akan menjadi pusat perayaan dengan tema “Bersama Menuju Jakarta yang Lebih Baik”. Acara yang diadakan secara gratis ini akan menghadirkan:
- Pertunjukan seni tari dan musik kolaboratif Indonesia-Jepang yang mengharukan
- Penyampaian janji kolaborasi baru antara pemerintah DKI dan kota kembar Yokohama untuk membangun kawasan hijau terbesar di Jakarta Timur
- Peluncuran buku “10 Tahun Sinergi DKI-Jepang” yang mengabadikan perjalanan kerja sama kedua daerah
Gubernur Pramono Anung menyampaikan, “Perayaan akhir tahun ini bukan hanya untuk merayakan apa yang telah kita capai, tetapi juga untuk menyemangati kita semua untuk terus bekerja sama menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Jakarta dan seluruh rakyatnya.”
Reina
