Itime. TAPSEL, SUMATERA UTARA .31Desember 2025.- Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara pada hari Kamis (31 Desember 2025) sekitar pukul 09.30 WIB melalui Bandar Udara Silangit. Kunjungan kali ini bertujuan untuk melakukan tinjauan langsung terhadap Jembatan Bailey Sungai Garoga, yang menjadi akses utama bagi ribuan masyarakat di wilayah tersebut.
Setelah tiba di bandara, Presiden Prabowo langsung menuju lokasi jembatan dengan menggunakan helikopter, mengingat kondisi jalan yang masih perlu diperbaiki dan untuk menghemat waktu agar dapat bertemu langsung dengan warga sekitar.
Jembatan Kritis yang Menghubungkan Lima Desa
Jembatan Bailey Sungai Garoga yang panjangnya sekitar 120 meter ini menghubungkan lima desa di Kecamatan Garoga, yaitu Desa Garoga Hulu, Garoga Hilir, Sigumpar, Parbuluan, dan Batang Toru. Sejak tahun 2023, jembatan ini mengalami kerusakan pada beberapa bagian rangka baja dan landasan aspal akibat banjir besar dan beban kendaraan yang melebihi kapasitas.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Banyak yang mengandalkannya untuk pergi ke pasar, sekolah, dan mencari nafkah. Saat ini, kendaraan besar seperti truk barang dan ambulans tidak bisa melintas dengan aman,” ujar Kepala Desa Garoga Hulu, Maruli Tua Simbolon, saat menyambut kedatangan Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga langsung meninjau kondisi struktur bawah jembatan dengan menggunakan perahu kecil bersama jajaran teknisi dari Kementerian PUPR. Ia mengajukan berbagai pertanyaan terkait penyebab kerusakan, biaya perbaikan yang dibutuhkan, serta waktu penyelesaian yang diperkirakan.
Komitmen Perbaikan Mulai Januari 2026
Setelah melakukan tinjauan langsung dan rapat singkat dengan pihak pemerintah daerah serta Kementerian PUPR, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa perbaikan Jembatan Bailey Sungai Garoga akan dimulai pada awal Januari 2026 dan diharapkan selesai dalam waktu tiga bulan.
“Rakyat Tapsel telah menunggu lama. Saya berkomitmen bahwa infrastruktur yang penting bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat akan menjadi prioritas pemerintah. Biaya perbaikan sebesar Rp 18,5 miliar telah dialokasikan dalam APBN tahun 2026, dan kita akan memastikan pekerjaan berjalan dengan cepat dan berkualitas,” tegas Presiden Prabowo di depan ribuan warga yang berkumpul di lokasi jembatan.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang turut hadir menjelaskan bahwa perbaikan tidak hanya fokus pada perbaikan struktur, tetapi juga akan meningkatkan kapasitas jembatan dari 10 ton menjadi 15 ton agar dapat menampung kendaraan berat yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan wilayah.
Warga Antusias Terima Kedatangan Presiden
Banyak warga yang datang dari berbagai desa untuk menyambut kedatangan Presiden Prabowo. Mereka membawa spanduk dengan pesan harapan agar jembatan segera diperbaiki dan akses transportasi menjadi lebih baik. Beberapa warga juga menyampaikan keluhan terkait sulitnya akses pendidikan dan pelayanan kesehatan akibat kondisi jembatan yang buruk.
“Sekarang anak-anak kita tidak perlu khawatir lagi jika harus pergi ke rumah sakit dengan ambulans. Terima kasih Presiden telah mendengar suara kita,” ujar Siti Aisyah (45), seorang ibu rumah tangga dari Desa Garoga Hilir.
Setelah tinjauan jembatan, Presiden Prabowo juga mengunjungi pasar rakyat di Kecamatan Garoga untuk berinteraksi langsung dengan pedagang dan mendengar aspirasi mereka terkait perkembangan ekonomi lokal.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimeperistiwa, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews
