Itime. Kebumen – Masyarakat Desa Munggu, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, meragukan pembangunan aspal hotmik di desa mereka. Mereka merasa bahwa pekerjaan tersebut terkesan asal jadi dan tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan.
Salah satu warga Desa Munggu, SS meminta dinas terkait seperti Inspektorat dan dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kebumen untuk melakukan kroscek dan pengodrilan ulang demi kepercayaan masyarakat sekitar.
“Kami meminta dinas terkait untuk melakukan kroscek dan pengodrilan ulang. Kami ingin memastikan bahwa proyek ini dikerjakan dengan baik dan sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan,” terang SS, Jumat (02/01/2026).
SS juga mengeluhkan kualitas pekerjaan aspal hotmik di desa nya tersebut menurutnya sangat meragukan terkait pengawasan nya.
“Kami sangat kecewa dengan proyek aspal hotmik di Desa Munggu. Terlihat tidak sesuai, jujur warga hanya meminta jalan yang baik dan tentunya lebih tahan lama, ini nampak tipis sebagian ada yang hanya 3cm padahal seharusnya 5cm,” lanjutnya.
Selain SS juga mempertanyakan perihal kinerja dinas terkait yang seolah-olah tanpa adanya pengawasan yang ketat bahkan seperti sengaja melakukan pembiaran.
“Seharusnya dinas melakukan pengawasan dan pengecekan standar pekerjaan bukan malah sebaliknya, karena warga ingin proses pembangunan dan memastikan bahwa proyek ini dikerjakan dengan baik,” katanya.
Sementara itu warga lainnya, WA membenarkan adanya pekerjaan aspal hotmik yang sangat memperihatinkan.
“Kami tidak tau kenapa aspal hotmik di Desa Munggu seperti ini, jalan dibangun tidak rata dan tidak memperhatikan terhadap kualitas,” tuturnya.
WA juga mengungkapkan bahwa pihak dinas terkait tidak peduli dengan keluhan warga Desa Munggu terkait pengaspalan jalan tersebut.
“Warga sempat bertanya-tanya apakah dinas memang sengaja tutup mata dan tertidur lelap? Walaupun kodril sudah dilakukan tapi apakah mereka tidak tau dan tidak melihat ada beberapa tempat yang sangat dangkal,” ungkapnya.
Kemudian WA menambahkan bahwa ada dugaan kerja sama antara TPK dengan kontraktornya untuk memenangkan tender proyek yang sedang dikerjakan saat ini.
“Sebagian warga disini menduga ada kerjasama antara TPK dengan pemborong, intinya agar bisa menang tender,” tandasnya.
SEBAGAI SUMBER INFORMASI…..
Diberitakan sebelumnya….!
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Munggu, Nasiati, membenarkan bahwa di desanya sedang ada kegiatan proyek pengaspalan jalan desa.
“Ya, kami memang baru saja mengerjakan proyek aspal jalan desa tepatnya di wilayah jalan masjid dan sekitarnya,” ungkap Kades Munggu.
Nasiati mengarahkan tim media untuk mengklarifikasi kepada pelaksana kegiatan (PK) dan tim pelaksana kegiatan (TPK) secara langsung agar lebih jelasnya.
“Karena saya tidak faham, maka silahkan klarifikasi dengan PK dan TPK nya langsung. Karena mereka yang lebih tahu,” katanya.
Terpisah, YN selaku pelaksana kegiatan (PK) mengatakan bahwa semua mekanisme sudah melalui prosedur yang ada tanpa ada yang ditutup-tutupi dari awal sampai pelaksanaan proyek berlangsung.
“Dari awal kami sudah melakukan sesuai aturan yang ada dan tanpa ada yang ditutupi bahkan sebelum kegiatan dimulai juga sudah koordinasi dengan pihak terkait,” ucapnya.
Kemudian, SU dari tim pelaksana kegiatan (TPK) menuturkan bahwa pada saat pengaspalan dimulai, dirinya selalu mengawasi pekerjaan tersebut hingga selesai.
“Sejak dimulainya pengaspalan saya berada di lokasi, intinya selalu mengawasi kegiatan proyek aspal sampai dengan selesai,” kata TPK nya.
SU menambahkan bahwa setelah pekerjaan selesai, dinas meminta untuk melakukan pengodrilan aspal jalan desa tersebut. Namun, menurutnya, saat dinas melakukan kodril, dirinya lah yang menunjukkan tempat-tempatnya karena memang tidak dipungkiri sebagian pengaspalan ada yang nampak tipis.
“Setelah selesai pekerjaan dari dinas diminta langsung datang untuk melakukan pengodrilan aspalnya, tapi memang saya yang menunjukkan mana saja yang harus di kodril. Sebab dinas pasti tahu mana yang tidak rata dan tempat aspal yang tipis, takutnya nanti tidak sesuai atau kurang dari ukuran volume nya,” pungkasnya.
(SND)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
