Itime. Jakarta, 3 Januari 2026 – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam menangani bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam kunjungan terbarunya ke lokasi terdampak pada awal tahun 2026, Prabowo menyatakan Indonesia sanggup menghadapi musibah ini dengan kekuatan nasional, namun tidak menutup pintu bagi bantuan dari luar negeri.
“Situasi ini menguji kita sebagai bangsa, dan Alhamdulillah kita mampu mengatasinya sendiri. Namun, ini masalah kemanusiaan. Kalau ada yang mau membantu, masa kita tolak? Bodoh sekali kalau kita tolak,” ujar Prabowo saat rapat terbatas di Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026, seperti dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden.
Pernyataan ini menandai pergeseran sikap dari bulan Desember 2025, ketika Prabowo sempat menolak tawaran bantuan dari sejumlah kepala negara sahabat, dengan alasan Indonesia mampu menangani sendiri. Kini, Presiden menekankan bahwa penerimaan bantuan asing tidak berarti mengakui ketidakmampuan negara, melainkan bagian dari gotong royong kemanusiaan.
Pemerintah telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp60 triliun untuk penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi, termasuk pembangunan hunian sementara “Danantara” bagi korban. Prabowo juga telah lima kali meninjau langsung lokasi bencana sejak akhir 2025, termasuk menghabiskan malam pergantian tahun bersama pengungsi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Hingga 1 Januari 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban jiwa mencapai 1.157 orang, dengan ratusan ribu warga masih mengungsi. Prabowo memerintahkan percepatan pemulihan infrastruktur, seperti jembatan dan distribusi logistik, serta membuka ruang bagi swasta dan diaspora untuk menyalurkan bantuan secara transparan.
“Kita tidak mau diartikan sombong. Silakan bantu, asal mekanismenya jelas dan tepat sasaran,” tambah Prabowo, sambil mengapresiasi kontribusi non-pemerintah, seperti pengiriman ratusan ribu paket logistik dari perusahaan swasta.
Kunjungan rutin Presiden ke Sumatera diharapkan mempercepat pemulihan, sekaligus menunjukkan solidaritas nasional di tengah bencana yang disebut sebagai salah satu terparah sejak tsunami Aceh 2004.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
