Itime. Semarang, 12 Januari 2026 – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat tentang bahaya penyakit menular seksual (PMS) sepilis atau yang dikenal sebagai raja singa. Meskipun dapat diobati dan dinyatakan sembuh, pasien perlu tetap waspada seumur hidup karena risiko komplikasi jangka panjang dan kemungkinan penularan kembali.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Dr. Siti Nurhaliza, Sp.KK, menjelaskan bahwa sepilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum yang menyebar melalui kontak seksual, serta dari ibu ke janin selama kehamilan. “Penyakit ini memiliki tahapan perkembangan; jika tidak ditangani dengan benar pada tahap awal, dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, otak, saraf, dan organ lainnya,” ujarnya.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, kasus sepilis di Indonesia meningkat sekitar 15% pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Di Jawa Tengah sendiri, tercatat lebih dari 3.200 kasus baru yang terdiagnosis selama tahun 2025.
Dr. Siti menambahkan bahwa meskipun pengobatan dengan antibiotik dapat membunuh bakteri penyebab dan menyembuhkan infeksi, efek samping jangka panjang masih bisa muncul bahkan setelah puluhan tahun. “Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi antara lain masalah pada sistem saraf pusat, penyakit jantung, kerusakan mata, hingga gangguan kesuburan. Oleh karena itu, pasien yang pernah mengidap sepilis perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala seumur hidup,” jelasnya.
Selain itu, pasien yang sudah sembuh tetap berisiko terinfeksi kembali jika melakukan hubungan seksual tanpa pelindung atau dengan pasangan yang terinfeksi. Pihak kesehatan juga mengingatkan agar pasangan seksual dari pasien yang terdiagnosis sepilis segera melakukan pemeriksaan dan pengobatan untuk mencegah penyebaran penyakit.
Upaya pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menggunakan kondom dengan benar setiap kali berhubungan seks, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin jika aktif secara seksual, serta menghindari hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan tanpa pengawasan.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
