Itime. Salatiga, 12 Januari 2026 – Sanggar Line Dance Lintang Kota Salatiga yang dipimpin oleh Ibu Lyla semakin solid dan digemari di kalangan kaum wanita. Para anggotanya yang dikenal rajin dan tangguh mampu menyusun waktu dengan baik antara urusan keluarga dan kegiatan komunitas yang bermanfaat, dengan suasana selalu penuh suka cita. Kegiatan latihan sanggar kini berlangsung secara teratur di Gor Kali Cacing.
Ibu Lyla, yang telah memimpin sanggar selama 5 tahun, menjelaskan bahwa line dance bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas hidup para anggotanya. “Kami memiliki anggota dari berbagai latar belakang usia, mulai dari 25 hingga 60 tahun. Semua sama-sama antusias dan mampu mengatur waktu antara pekerjaan rumah tangga, mendampingi keluarga, dan berlatih bersama di sanggar,” ujarnya saat ditemui di lokasi latihan di Gor Kali Cacing.
Beberapa anggota aktif yang menjadi contoh bagi teman-teman se-sanggar antara lain Ibu Ninik, Ibu Reva, Ibu Susi, Ibu Yanti, dan Ibu Eka. Mereka tidak hanya konsisten dalam berlatih, tetapi juga sering menjadi pendamping bagi anggota baru dan turut membantu mengatur kegiatan sanggar. Ibu Susi, salah satu anggota yang telah bergabung selama 3 tahun, mengatakan, “Saat pertama kali datang, saya merasa sedikit canggung, tapi sekarang ini seperti keluarga kedua. Kami saling mendukung, baik dalam urusan keluarga maupun hal lain.”
Perkembangan pengemar line dance di wilayah Jawa Tengah juga menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Selain Sanggar Lintang Salatiga, berbagai sanggar lain juga bermunculan dengan kreativitas dan inisiatif yang tinggi. Beberapa sanggar bahkan telah membuat koreografi sendiri dan mengikuti kompetisi tingkat provinsi maupun nasional, membawa nama baik daerah masing-masing.
Sanggar Lintang sendiri rutin melakukan latihan tiga kali seminggu, yaitu pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu sore di Gor Kali Cacing. Mereka juga sering mengadakan acara temu kasih, pengajian bersama, serta kegiatan sosial seperti mengunjungi panti asuhan dan memberikan bantuan kepada keluarga kurang mampu. “Kami ingin line dance tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga sarana untuk berkontribusi pada masyarakat,” tambah Ibu Lyla.
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pemuda dan Olahraga juga mendukung perkembangan sanggar-sanggar line dance, salah satunya dengan menyediakan akses ke fasilitas Gor Kali Cacing dan memfasilitasi acara olahraga masyarakat.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
