Itime.Sukoharjo, 25 Januari 2026 .Wajah baru infrastruktur jalan yang membelah hamparan sawah di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencuri perhatian masyarakat. Jalur jalan yang baru selesai dibangun tersebut diberi julukan unik oleh warga setempat, yaitu “Jambrud Seloistimewa”, yang mengacu pada pemandangan indah kombinasi warna hijau sawah dan struktur jalan yang melengkung seperti leher burung merak, sekaligus menyiratkan bahwa daerah tersebut memiliki keistimewaan tersendiri.
Proyek jalan sepanjang 4,5 kilometer ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur pedesaan yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2025. Jalur yang menghubungkan Desa Selo dan Desa Istimewa ini dirancang untuk mempermudah akses transportasi hasil pertanian warga, terutama beras dan jagung, ke pasar induk di Kabupaten Bojonegoro.
Pada pagi hari, pemandangan jalan yang melintas di tengah sawah yang masih tertutup embun sangat memesona. Warga menyebutkan bahwa julukan “Jambrud” diambil dari kata “Jalan Membelah Sawah” yang disingkat dan dikreasikan dengan nama burung merak (jambul merak) karena bentuk lengkungan jalan yang menyerupai leher burung merak yang sedang membentangkan bulu. Sedangkan “Seloistimewa” merupakan gabungan nama dua desa yang dihubungkan oleh jalan tersebut – Desa Selo dan Desa Istimewa – yang juga menjadi simbol bahwa kawasan ini adalah tempat yang istimewa bagi masyarakatnya.
Kepala Desa Selo, Bapak Supriyanto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Sebelumnya, warga harus melalui jalan tanah yang sering tergenang air saat musim hujan, membuat distribusi hasil panen terhambat. Sekarang, dengan jalan yang baik, waktu tempuh ke pasar menjadi lebih singkat dan barang tidak mudah rusak,” ujarnya.
Warga Desa Istimewa, Ibu Sri Wahyuni, menambahkan bahwa jalan tersebut juga menjadi spot foto yang menarik bagi masyarakat sekitar. “Banyak yang datang berkunjung hanya untuk melihat dan berfoto dengan latar belakang sawah yang hijau dan jalan yang rapi. Kadang ada juga wisatawan yang singgah saat melakukan perjalanan lintas daerah,” jelasnya sambil menunjukkan foto-foto yang diambil di lokasi jalan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum menyatakan bahwa akan menyelesaikan pembangunan pagar pengaman dan rambu lalu lintas di sepanjang jalan tersebut dalam waktu dekat. Selain itu, pihaknya juga mempertimbangkan untuk mengembangkan potensi pariwisata alam di sekitar lokasi dengan menyediakan area parkir dan tempat istirahat yang sederhana, sekaligus mempromosikan julukan “Jambrud Seloistimewa” sebagai ikon wisata pedesaan Bojonegoro.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
