Itime.BANDUNG BARAT, 26 Januari 2026 .Pencarian korban bencana tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari terus dilakukan hingga hari ketiga, Senin (26/1/2026). Tim SAR gabungan kembali menemukan empat jenazah baru pada hari ini, menjadikan total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi menjadi 29 orang, sementara 61 orang lainnya masih dalam pencarian.
Proses Pencarian dan Tantangan yang Dihadapi
Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta warga setempat telah mengerahkan hampir 1.000 personel, 9 alat berat, 7 pompa air, dan 12 anjing K-9. Operasi pencarian membagi lokasi menjadi dua sektor utama, A di sisi timur dan B di sisi barat, yang kemudian diperkecil menjadi beberapa sub-sektor.
Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo menyatakan bahwa upaya pencarian dihadapkan pada tantangan besar akibat tebalnya timbunan tanah bercampur reruntuhan bangunan, serta risiko longsor susulan dan cuaca yang tidak menentu. “Kita fokus pada area-area yang diduga masih menyimpan korban, dengan menggabungkan metode pencarian manual, alat berat, dan drone UAV. Penggalian dilakukan secara bertahap demi keselamatan personel di lapangan,” jelasnya.
Pada Senin siang, tiga jenazah korban lebih dulu berhasil dievakuasi dan langsung dibawa menggunakan ambulans menuju puskesmas terdekat untuk proses identifikasi. Sementara satu jenazah lainnya ditemukan menyusul sekitar pukul 12.40 WIB dan segera dievakuasi ke titik aman. Tak lama berselang, petugas kembali mendeteksi satu titik baru yang diduga kuat masih menyimpan korban, sehingga proses penggalian masih terus dilakukan secara intensif.
Data Korban dan Identifikasi
Hingga Minggu (25/1/2026) sore, telah ditemukan 25 kantong jenazah, dengan 14 di antaranya ditemukan pada hari kedua pencarian. Pada Senin pagi, sebanyak 17 di antaranya telah berhasil diidentifikasi dan dikembalikan ke keluarga masing-masing, sementara sisanya masih dalam proses. Korban yang telah teridentifikasi antara lain Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), Ayu Yuniarti (31), dan M. Kori (30) yang dikenali melalui potongan tubuh berupa tangan.
Berdasarkan data sementara dari Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Roch Mawan, total terdapat 113 jiwa yang terdampak dalam peristiwa longsor ini. Sebanyak 23 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat sejak kejadian. Sebelumnya, 23 personel marinir yang sedang melakukan latihan di lokasi kejadian terjebak longsor, dengan 4 di antaranya telah ditemukan meninggal dunia.
Penyebab dan Tanggapan Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 6 Februari 2026. Dugaan penyebab longsor sementara adalah alih fungsi lahan dari kawasan hutan menjadi lahan pertanian sayuran, seperti kentang, kol, kobis, dan paprika yang bukan tanaman asli setempat. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nur Ofiq sebelumnya menyatakan bahwa Kementerian LH akan melakukan kajian mendalam bersama ahli untuk memastikan penyebab pasti dalam waktu 1-2 minggu ke depan.
Penyaluran Bantuan
Pemerintah pusat dan daerah telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada korban. Kementerian Sosial melalui Sentra Wyata Guna Bandung telah menyiapkan bantuan berupa pemenuhan kebutuhan dasar dan nutrisi seperti beras, minyak goreng, kecap manis, sarden, susu bubuk, serta minyak kayu putih. Selain itu, telah dibangun tenda pengungsian dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan korban yang kehilangan tempat tinggal.
Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat juga mengimbau warga di sekitar kawasan rawan longsor untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama jika terjadi hujan intensitas tinggi dalam waktu lama.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
