Surabaya, 25 Februari 2025 – Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka setelah kehilangan salah satu legenda nya, Bejo Sugiantoro. Mantan pemain timnas Indonesia dan legenda Persebaya Surabaya ini meninggal dunia akibat serangan jantung saat berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan antar pemain veteran di lapangan Sier, Surabaya, pada sore hari sekitar pukul 16.50 WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Bejo menunjukkan performa yang baik di babak pertama. Namun, di awal babak kedua, ia tiba-tiba kolaps dan tidak sadarkan diri. Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke RS Royal Surabaya. Sayangnya, sekitar pukul 17.20 WIB, dokter menyatakan bahwa nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Sebelumnya, pada 21 November 2020, legenda timnas Indonesia lainnya, Ricky Yacobi, juga meninggal dunia saat bermain sepak bola dalam pertandingan ekshibisi Trofeo Medan Selection di lapangan A, kawasan Gelora Bung Karno Jakarta. Ia mengalami serangan jantung setelah mencetak gol dan hendak melakukan selebrasi. Ricky wafat di usia 57 tahun di RS Minto Harjo.
Ricky Yacobi merupakan bomber top pada periode pertengahan 80-an hingga awal 90-an. Ia pernah membela klub seperti Arseto Solo dan Matsushita FC (sekarang Gamba Osaka) di Jepang, dan menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di liga Jepang. Ia juga berhasil membawa timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 1987 dan mencapai peringkat keempat Asian Games 1986.
Sementara itu, Bejo Sugiantoro dikenal sebagai pemain yang dedikasi tinggi dan berkontribusi besar bagi sepak bola tanah air. Selain bermain untuk timnas, ia juga merupakan legenda Persebaya dan aktif sebagai pelatih setelah pensiun sebagai pemain.
Kepergian kedua legenda ini menjadi kehilangan besar bagi komunitas sepak bola Indonesia. Semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
(Reina)
