Itime.Jakarta 6 Februari 2026 . Pada 09 Desember 2025 – Sebanyak 327 perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) berpangkat Kapten hingga Mayor tengah mengikuti pendidikan di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (SEKKAU) Angkatan ke-117 Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan pembinaan karier ini resmi dibuka pada hari Senin (08/12/2025) dan mendapatkan pembekalan inspiratif dari sejumlah pejabat tinggi TNI AU, termasuk Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AU (Kodiklat AU), Marsdya TNI Dr. T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., pada Selasa (09/12/2025) di Gedung Pramana Sala, SEKKAU, Jakarta Pusat.
Peserta Beragam Latar Belakang Tugas dan Pangkat
Peserta pendidikan ini terdiri dari:
- 189 perwira berpangkat Kapten yang berasal dari berbagai satuan operasional seperti Skadron Udara, Batalyon Udara, dan Direktorat Teknis
- 112 perwira berpangkat Mayor Pertama dengan latar belakang tugas di bidang operasi, teknik, administrasi, dan intelijen
- 26 perwira berpangkat Mayor yang memiliki pengalaman tugas di tingkat komando satuan atau staf tingkat markas besar
Para perwira berasal dari seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) I di Medan, Koopsau II di Makassar, hingga Markas Besar TNI AU di Jakarta. Sebagian besar peserta memiliki riwayat tugas di posisi fungsional dan operasional, dengan tujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan sebelum memasuki jenjang karier lebih tinggi.
Kurikulum Pendidikan yang Komprehensif
Pendidikan SEKKAU Angkatan ke-117 berlangsung selama 6 bulan (Januari – Juni 2026) dengan kurikulum yang dirancang untuk mengembangkan berbagai kompetensi utama:
- Bidang Kepemimpinan dan Manajemen
- Strategi kepemimpinan dalam organisasi militer
- Manajemen sumber daya manusia dan operasional satuan
- Kemampuan negosiasi dan komunikasi efektif dalam konteks pertahanan
- Bidang Doktrin dan Strategi Pertahanan
- Analisis doktrin TNI AU dan perkembangan strategi pertahanan udara nasional
- Kajian tentang tantangan keamanan regional dan global
- Integrasi sistem pertahanan udara dengan komponen lain TNI
- Bidang Operasional dan Teknis
- Perencanaan dan pelaksanaan operasi udara tingkat satuan
- Pengelolaan peralatan dan teknologi informasi di bidang pertahanan
- Prosedur keselamatan dan standarisasi operasional udara
- Bidang Administrasi dan Pembangunan
- Tata kelola keuangan dan aset militer
- Pengembangan kebijakan dan program pembangunan satuan
- Kerjasama dengan instansi pemerintah dan masyarakat
Selain materi teoritis, peserta juga akan menjalani latihan lapangan yang mencakup simulasi operasi, studi kasus kasus nyata, dan kunjungan kerja ke berbagai satuan operasional TNI AU serta instansi terkait seperti Kementerian Pertahanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pimpinan TNI AU Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk Pembinaan Karier
Dalam arahannya, Marsdya TNI Dr. T.B.H. Age Wiraksono menekankan bahwa pendidikan di SEKKAU merupakan tonggak penting dalam pembinaan karier perwira TNI AU. “Perwira harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga memiliki wawasan strategis dan integritas yang tinggi untuk memimpin generasi mendatang,” ucapnya.
Beliau juga menjelaskan kebijakan baru Kodiklat AU terkait sistem pendidikan berbasis kompetensi yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman. “Kita terus mengembangkan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan operasional dan tantangan keamanan yang semakin kompleks, termasuk dalam bidang teknologi informasi dan pertahanan ruang angkasa,” tambahnya.
Komandan SEKKAU, Marsma TNI Arief Budiman, S.T., Spc (J), menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan fasilitas dan sumber daya manusia terbaik untuk mendukung proses pembelajaran. “Kami berkomitmen untuk menghasilkan perwira yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki jiwa kebangsaan yang kuat dan dedikasi tinggi terhadap tugas negara,” ujarnya.
Selain itu, Asisten Staf Operasi Markas Besar TNI AU, Marsma TNI Haryanto, S.E., M.M. yang juga hadir dalam acara pembekalan menyampaikan harapan agar para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kinerja satuan masing-masing dan berkontribusi pada penguatan kekuatan pertahanan udara Indonesia.
Sejarah dan Peran SEKKAU dalam Pembinaan Karier Perwira
SEKKAU didirikan pada 10 Januari 1966 dengan nama awal Sekolah Komando Skadron Angkatan Udara. Seiring dengan perkembangan organisasi dan kebutuhan pendidikan, nama tersebut diubah menjadi Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara pada tahun 1998.
Hingga saat ini, SEKKAU telah menghasilkan lebih dari 15.000 perwira TNI AU yang telah menjabat di berbagai posisi strategis, baik di dalam negeri maupun sebagai perwakilan Indonesia di forum internasional. Pendidikan di SEKKAU menjadi salah satu persyaratan utama bagi perwira TNI AU yang akan memasuki jenjang karier tingkat komando atau staf di tingkat yang lebih tinggi.
Pada akhir pendidikan, peserta akan mengikuti ujian akhir yang mencakup asesmen akademik dan praktik, serta penyusunan makalah hasil studi kasus yang diaplikasikan pada konteks tugas masing-masing. Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat pendidikan dan siap untuk mengemban tugas di posisi yang lebih menantang dalam struktur organisasi TNI AU.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
