Itime .Magelang, 7 Februari 2026 – Akademi Angkatan Darat (Akmil) menyelenggarakan upacara wisuda program doktoral tahun akademik 2025/2026 di Aula Bhakti Kartika Kampus Akmil Magelang, Jawa Tengah, dengan memberikan gelar doktor kepada dua perwira militer dari negara sahabat Vietnam dan Kamboja.
Gelar Doktor Ilmu Pertahanan dan Keamanan Nasional diberikan secara resmi kepada Kolonel Nguyễn Văn Thành dari Angkatan Darat Vietnam dan Kolonel Sok Chan dari Angkatan Darat Kamboja, setelah mereka berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan menyatakan hasil penelitian di depan dewan penguji.
Kepala Akmil, Letnan Jenderal TNI Mochamad Faisal, yang menjadi pembina upacara, menjelaskan bahwa pemberian gelar ini merupakan bagian dari kerja sama pendidikan militer bilateral yang telah ditetapkan antara Indonesia dengan kedua negara tersebut. “Program doktoral ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas keilmuan dan kepemimpinan perwira militer kawasan, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan keamanan regional yang semakin kompleks,” ujarnya.
Bidang Penelitian Khusus Kedua Perwira
Kolonel Nguyễn Văn Thành menyelesaikan penelitian dengan judul “Pengembangan Strategi Pertahanan Merakyat Berbasis Teknologi Digital untuk Meningkatkan Daya Tahan Nasional Vietnam di Era Globalisasi”. Penelitiannya menganalisis bagaimana konsep pertahanan rakyat yang menjadi kekuatan utama Angkatan Darat Vietnam dapat diintegrasikan dengan inovasi teknologi digital untuk mengoptimalkan koordinasi antara militer dan masyarakat dalam menghadapi ancaman baru.
Sementara itu, Kolonel Sok Chan mengangkat judul penelitian “Model Kerja Sama Multilateral dalam Pengelolaan Keamanan Perbatasan untuk Mencegah Transaksi Ilegal Antar Negara di Kawasan Asia Tenggara”. Penelitiannya fokus pada permasalahan keamanan perbatasan yang sering menjadi lintasan aktivitas ilegal seperti perdagangan barang terlarang, penyelundupan, dan terorisme, dengan mengusulkan kerangka kerja sama antara negara-negara kawasan yang terpadu dan terstandarisasi.
Kedua penelitian telah melalui proses uji ilmiah yang ketat oleh dewan penguji yang terdiri dari akademisi dan praktisi pertahanan ternama dari dalam dan luar negeri. Hasil penelitian juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi kebijakan pembangunan pertahanan dan keamanan di masing-masing negara.
Harapan untuk Kerja Sama Lebih Mendalam
Dalam pidato wisuda, Kolonel Nguyễn Văn Thành menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah Indonesia dan Akmil atas bimbingan serta kesempatan yang diberikan. “Ilmu dan wawasan yang saya peroleh akan saya terapkan untuk mengembangkan sistem pertahanan negara saya, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Vietnam dan Indonesia,” ucapnya.
Kolonel Sok Chan menambahkan bahwa kerja sama pendidikan ini menjadi landasan penting dalam membangun kerja sama yang lebih luas di bidang pertahanan dan keamanan. “Melalui penelitian yang saya lakukan, saya berharap dapat berkontribusi pada terciptanya kawasan Asia Tenggara yang lebih aman, damai, dan makmur,” katanya.
Dekan Fakultas Ilmu Pertahanan Akmil, Profesor TNI Dr. Agus Supriyanto, mengungkapkan bahwa program doktoral bagi perwira luar negeri telah berjalan sejak tahun 2020 dan hingga saat ini telah menghasilkan 32 perwira dari 8 negara di kawasan Asia Tenggara. “Kami akan terus mengembangkan program ini dengan menambah bidang penelitian yang relevan dengan kebutuhan regional,” jelasnya.
Upacara wisuda dihadiri oleh Dubes Vietnam untuk Indonesia, Dubes Kamboja untuk Indonesia, serta perwakilan dari Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat. Pada kesempatan yang sama, pihak Akmil juga menandatangani nota kesepahaman baru dengan akademi militer Vietnam dan Kamboja untuk memperluas kerja sama pendidikan hingga jenjang pascasarjana lainnya.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
