Itime. Ngawi – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi menggelar kegiatan preemtif dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan mengusung tema tertib berlalu lintas serta peran Jasa Raharja dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Angicipi Yonarmed 12 Kostrad, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan Kanit Kamsel beserta anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Ngawi dan perwakilan Jasa Raharja Cabang Madiun. Sosialisasi diberikan kepada Ibu-ibu Persit Yonarmed 12 Kostrad sebagai bagian dari upaya pendekatan kepolisian kepada masyarakat.
Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, S.T.K, S.I.K, M.Si., menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar mulai 2 hingga 15 Februari 2026 menitikberatkan pada edukasi serta penertiban pelanggaran lalu lintas prioritas.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara. Keselamatan dimulai dari diri sendiri, dengan mematuhi aturan dan mengutamakan etika berlalu lintas,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Ngawi menegaskan sejumlah hal penting yang wajib dipatuhi pengendara, antara lain batas usia minimal 17 tahun untuk memiliki SIM, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, kewajiban menggunakan helm berstandar SNI dan sabuk pengaman, tidak berkendara dalam pengaruh alkohol, serta tidak berboncengan lebih dari satu orang.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melanggar batas kecepatan, menghindari kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta selalu menerapkan prinsip safety riding demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Sementara itu, Jasa Raharja Cabang Madiun memaparkan perannya dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas melalui program asuransi sosial.
Perlindungan tersebut meliputi santunan bagi korban meninggal dunia, cacat tetap, maupun luka-luka, serta jaminan bagi penumpang angkutan umum dan pihak ketiga.
Perwakilan Jasa Raharja menjelaskan, selain memberikan santunan, pihaknya juga terus melakukan inovasi layanan termasuk digitalisasi proses klaim guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif.
Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar aturan lalu lintas dan upaya pencegahan pelanggaran, sehingga pemahaman terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat.
Kasatlantas menambahkan, kegiatan edukasi seperti ini akan terus ditingkatkan baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya, sebagai bagian dari upaya Polres Ngawi dalam menciptakan harkamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif di wilayah Kabupaten Ngawi.
Dengan pendekatan preventif dan edukatif yang berkelanjutan, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ngawi dapat terus ditekan.
(Ipung)

Itime.id
#Itime
#itime
#time
#i
