Itime. Kabupaten Semarang – Program subsidi gas LPG 3 kilogram (3 Kg) yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu kembali menjadi sorotan. Di wilayah Ngasinan, Kabupaten Semarang, seorang pemilik kandang ayam berinisial S diduga menggunakan sedikitnya 7 tabung gas subsidi 3 Kg untuk pemanas (brooder) anak ayam di kandangnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gas melon tersebut digunakan untuk menjaga suhu kandang bagi anak ayam broiler berumur sekitar tiga hari. Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat beberapa tabung LPG 3 Kg terpasang dan tersambung ke alat pemanas di dalam kandang tertutup.
Secara teknis, anak ayam usia 1–7 hari memang membutuhkan suhu hangat sekitar 32–35 derajat Celsius agar tetap sehat dan tidak mudah mati. Namun yang menjadi persoalan adalah penggunaan gas subsidi untuk kepentingan usaha peternakan skala komersial.
Diduga Tidak Sesuai Peruntukan
LPG 3 Kg merupakan program subsidi pemerintah yang ditujukan bagi:
Rumah tangga kurang mampu
Usaha mikro
Penggunaan oleh usaha skala menengah maupun besar dinilai tidak sesuai ketentuan distribusi barang bersubsidi.
Jika terbukti terjadi penyalahgunaan, hal tersebut berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diperbarui dalam regulasi terbaru. Penyalahgunaan distribusi atau niaga BBM dan gas bersubsidi dapat dikenakan sanksi pidana penjara dan denda.
Masyarakat Minta Pengawasan Ketat
Sejumlah warga berharap aparat dan instansi terkait turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kandang. Mereka menilai pengawasan distribusi LPG 3 Kg harus diperketat agar subsidi benar-benar tepat sasaran.
“Kalau memang itu usaha besar, seharusnya pakai gas non-subsidi. Kasihan masyarakat kecil yang kadang susah dapat gas,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pemilik kandang ayam berinisial S belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penggunaan 7 tabung gas subsidi tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.
(Tim)

