Itime. Mandailing Natal, ~ Material batu yang diduga diperuntukkan untuk pemasangan bronjong di jembatan Desa Huta Puli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, dilaporkan masih berserakan hingga pertengahan bulan ini. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya terkait progres penguatan konstruksi jembatan di wilayah tersebut.
Informasi awal diterima Redaksi dari seorang sumber yang enggan disebutkan namanya melalui pesan WhatsApp. Ia menyebut, hingga tanggal 15 kemarin, batu-batu untuk bronjong masih menumpuk di sekitar lokasi dan belum dipasang.
“Terlihat batu berserakan. Itu batu untuk bronjong. Tanggal 15 kemarin masih berserakan. Jembatannya tempat bronjong belum dipasang. Lebih jelas cek langsung. Saya hanya bisa kasih informasi,” tulis sumber tersebut.
Bronjong sendiri merupakan struktur kawat berisi batu yang lazim digunakan untuk menahan erosi dan memperkuat tebing maupun fondasi jembatan, khususnya di daerah rawan gerusan air. Jika material dibiarkan terlalu lama tanpa pemasangan, dikhawatirkan dapat berdampak pada ketahanan konstruksi serta keselamatan akses masyarakat.
Untuk memastikan kebenaran informasi dan menjaga keberimbangan pemberitaan, redaksi telah mengirimkan konfirmasi resmi kepada kepala desa setempat. Pertanyaan yang diajukan mencakup status pekerjaan, kendala teknis, sumber anggaran, hingga estimasi waktu pemasangan.
Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada balasan ataupun klarifikasi yang diterima. Pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp terpantau telah terbaca dengan tanda centang dua biru, tetapi belum direspons.
Situasi ini memicu pertanyaan publik mengenai transparansi proyek pembangunan desa. Dalam prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari akuntabilitas kepada masyarakat.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab kepada kepala desa maupun instansi teknis terkait sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik Indonesia. Klarifikasi resmi diharapkan dapat menjernihkan informasi serta menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan pembangunan di Desa Huta Puli.
(Magrifatulloh).
