itime. Kabupaten Semarang. Program pembangunan 200 titik Jembatan Garuda yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terus direalisasikan di berbagai daerah. Salah satunya diwujudkan melalui peresmian Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Siwal, Kecamatan Kaliwungu,Kabupaten Semarang, Senin (9/3/2026).
Jembatan sepanjang 70 meter dengan lebar 130 cm terbentang diatas Sungai Cengek dan menghubungkan Desa Siwal kecamatan Kaliwungu dan Desa Mukiran Kecamatan Kaliwungu yang selesai pembangunan selama 30 hari saat ini menjadi urat nadi perekonomian dan aktifitas warga yang selama ini terkendala.

Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengikuti kegiatan video conference (Vicon) bersama Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dalam rangka launching 200 Jembatan Garuda yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0714/Salatiga bersama unsur Forkopimcam, perangkat desa, serta masyarakat setempat menyaksikan secara langsung peluncuran program strategis TNI AD yang bertujuan membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
Dandim menyampaikan bahwa selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Gumuk diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah dan aman. Jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah,” ujar Letkol Fajar saat meresmikan jembatan Perintis Garuda di wilayah Koramil 07/Susukan
Program pembangunan Jembatan Garuda sendiri merupakan inisiatif Presiden RI H.Prabowo Subianto yang di dukung penuh oleh TNI-AD dalam mendukung konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi.
Masyarakat Dusun Gumuk menyambut baik selesainya pembangunan jembatan tersebut. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diyakini akan mempermudah aktivitas sehari-hari warga, terutama dalam mengakses lahan pertanian, pendidikan, serta layanan kesehatan.
Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Semarang.
(Red)

