Itime. Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Polres Magetan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026, bertempat di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting Gerakan Pangan Murah Serentak Polri Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M dari Mabes Polri.

Hadir dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Polres Magetan antara lain Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Magetan Rini Jayanti, Kabid Industri Agro Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Magetan Suwarno beserta staf, para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan, perwakilan Bulog Kanca Ponorogo, perwakilan Disnakkan Kabupaten Magetan, serta masyarakat sekitar Polres Magetan.
Dalam sambutannya, Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri bersama pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar AKBP Erik.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Magetan.
“Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan komoditas bahan pokok di wilayah Kabupaten Magetan menjelang Idul Fitri,” tambahnya.
Dalam bazar Gerakan Pangan Murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga relatif lebih murah dari harga pasar. Dari Bulog Kanca Ponorogo, tersedia beras SPHP sebanyak 2 ton dengan harga Rp57.000 per kemasan 5 kg, serta Minyak Goreng Kita sebanyak 50 karton (isi 12 botol per karton) dengan harga Rp15.700 per liter.
Sementara itu, dari Dinas TPHP Kabupaten Magetan menyediakan berbagai komoditas hortikultura seperti kentang 30 kg seharga Rp12.000/kg, cabai rawit 5 kg dengan harga Rp9.000 per ons, cabai keriting 6 kg seharga Rp6.000 per dua ons, bawang merah 10 kg dengan harga Rp13.000 per setengah kilogram, serta bawang putih 20 kg dengan harga Rp14.000 per setengah kilogram.
Sedangkan dari Disnakkan Kabupaten Magetan menghadirkan berbagai produk peternakan dan olahan pangan, di antaranya telur ayam stok 150 kg seharga Rp26.000/kg, daging ayam 10 kg dengan harga Rp19.000 per setengah kilogram, serta berbagai produk olahan seperti abon ayam, bandeng presto, cireng mina, dimsum, ekado ikan, empek-empek, nugget ikan, risol mayo ikan, samosa ikan, tahu bakso, abon lele, kerupuk, pastel, dan berbagai produk olahan ikan lainnya dengan harga mulai dari Rp9.000 hingga Rp26.000 per kemasan.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Lebaran.
Salah satu warga yang ikut berbelanja dalam bazar tersebut, Yutinem, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan yang digelar Polres Magetan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Magetan yang telah mengadakan bazar Gerakan Pangan Murah ini. Kami sebagai masyarakat sangat terbantu karena bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Lebaran,” ungkap Yutinem.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok saat harga bahan pangan cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan.
(Ipung)
