Itime. Pati. – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, mendorong penguatan sektor pariwisata melalui pengembangan tradisi lokal sebagai daya tarik wisata budaya di Bumi Mina Tani.
Menurutnya, berbagai tradisi yang telah mengakar di masyarakat seperti Sedekah Laut dan Sedekah Bumi memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
Tanto menilai, kegiatan budaya yang dikemas dalam bentuk karnaval dan pertunjukan kesenian tradisional dapat menjadi magnet wisata jika dikelola secara kreatif dan menarik.
“Saya mendukung kelestarian tradisi ini. Ke depan perlu diolah lebih kreatif sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan pariwisata,” ujar Tanto, Selasa (7/4/2026).
Ia juga mendorong peran aktif masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berinovasi dalam menyajikan kesenian tradisional dalam setiap agenda budaya. Kreativitas tersebut dinilai penting agar tradisi seperti kirab budaya maupun haul semakin diminati dan mampu menarik perhatian wisatawan.
Pengembangan wisata berbasis budaya ini dinilai menjadi strategi yang tepat, mengingat potensi wisata alam di Kabupaten Pati yang dinilai masih terbatas untuk dikembangkan secara optimal.
Lebih lanjut, Tanto menjelaskan bahwa maraknya kegiatan karnaval budaya di Pati tidak lepas dari nilai-nilai kepercayaan masyarakat yang menjadikannya sebagai bentuk rasa syukur atas hasil alam, baik dari sektor pertanian maupun kelautan.
“Tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang harus kita jaga dan lestarikan. Ini adalah bentuk rasa syukur masyarakat, terutama nelayan dan petani, yang kehidupannya sangat bergantung pada alam,” tandasnya.
Dengan pengelolaan yang tepat dan sentuhan kreativitas, tradisi lokal diharapkan tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
( fuyan )

