Itime.id. MAGETAN – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama peringatan Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah serta rangkaian kegiatan Suroan di wilayah Kabupaten Magetan, Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Gabungan TNI-Polri, Senin (15/6/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Magetan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., serta diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan, personel Polres dan Polsek jajaran, satu SSK Yonko 471 Parako Pasgat Lanud Iswahjudi, serta satu SSK Kodim 0804/Magetan dengan seluruh personel yg dilibatkan dalam kegiatan pengamanan sejumlah 710 personel.
Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan personel gabungan dalam mengamankan berbagai agenda yang berlangsung selama Bulan Muharram 1448 H, termasuk kegiatan malam satu Suro, Suran Agung, pengesahan warga perguruan pencak silat, hingga berbagai tradisi budaya dan keagamaan yang menjadi agenda rutin masyarakat Kabupaten Magetan.

Dalam arahannya, Kapolres Magetan menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat harus memahami tugas pengamanan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Hari ini kita bersama-sama berkumpul untuk melaksanakan tugas memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat yang akan merayakan malam satu Suro atau malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Momentum pergantian tahun baru Islam ini hendaknya menjadi sarana refleksi dan koreksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa.
Kapolres menjelaskan bahwa apel kesiapan pengamanan tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas di lapangan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Magetan tetap terjaga sejak sebelum, saat, hingga setelah pelaksanaan kegiatan.
“Apel kesiapan pengamanan yang kita laksanakan saat ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel agar pengamanan malam satu Suro dan seluruh rangkaian kegiatan Bulan Muharram dapat terselenggara secara optimal. Harapan kita situasi kamtibmas baik pra, saat, maupun pasca kegiatan tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel pengamanan. Di antaranya agar meningkatkan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan, melaksanakan pengamanan secara terbuka maupun tertutup, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam menjalin komunikasi dengan tokoh dan pengurus perguruan pencak silat.
Selain itu, personel juga diminta mengedepankan langkah preemtif dan preventif, melakukan pengamanan serta pengawalan secara ketat terhadap kegiatan masyarakat, dan menghindari potensi bentrokan maupun gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas pengamanan.
“Kegiatan pengamanan ini bersifat kemanusiaan. Saya minta seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, tidak arogan, serta mengedepankan sikap persuasif dan humanis. Masyarakat Jawa meyakini bahwa menjaga keharmonisan, kedamaian, dan ketenangan selama Bulan Suro dapat membawa berkah dan keselamatan, sehingga tugas kita adalah memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan damai,” pungkasnya.
Dengan dukungan dan sinergitas TNI-Polri serta seluruh elemen masyarakat, Polres Magetan optimistis peringatan Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H dan seluruh rangkaian kegiatan Suroan Tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Magetan.
(Ipung)
