Itime.id. semarang– Ketua Umum *Gerakan Jalan Lurus (GJL)*, *H. Riyanta, S.H*, mengajak seluruh Pengurus GJL, elemen masyarakat, dan pejuang NKRI untuk mendukung langkah Presiden dalam melakukan pembenahan serta pemberantasan praktik-praktik yang merugikan negara.
Ajakan tersebut disampaikan menjelang kegiatan yang akan digelar pada *Kamis, 9 Juli 2026 pukul 11.00 WIB di Kota Lama, Kota Semarang*.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk respons terhadap penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polri terkait kasus ASABRI dan Jiwasraya yang diduga melibatkan penyelenggara negara.
Menurut Riyanta, upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia. Langkah “bersih-bersih” terhadap praktik penyimpangan dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
“Kami mengajak seluruh Pengurus, anggota GJL, dan rakyat Indonesia untuk berdiri bersama mendukung Presiden. Jangan biarkan koruptor merusak masa depan bangsa,” tegas Riyanta.
_Sukindar, Wakil Ketua GJL menambahkan_, bahwa dukungan rakyat sangat dibutuhkan agar proses hukum berjalan tanpa tebang pilih.
“Kami percaya Presiden serius ingin memberantas korupsi. Karena itu masyarakat harus mengawal dan memberi dukungan moral, bukan malah melemahkan,” ujar Sukindar.
Ia juga menegaskan GJL siap menjadi garda terdepan mengawal kebijakan pemerintah demi kepentingan bangsa dan negara.
(Red ilma)
