I Time, id. Solo 12 Juli 2926 . Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, resmi dipercaya menjadi maskot Solo Batik Carnival (SBC) 2026. Penampilannya dalam balutan kostum yang mengangkat berbagai produk unggulan industri kecil dan menengah (IKM) Kota Solo menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam mempromosikan budaya batik sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif.
Pada ajang Solo Batik Carnival tahun ini, Astrid mengenakan kostum yang memadukan unsur batik dengan berbagai produk khas hasil karya pelaku IKM Solo. Konsep tersebut dipilih untuk memperkenalkan kekayaan industri kreatif Kota Bengawan kepada masyarakat luas, sekaligus memperlihatkan bahwa batik dapat dipadukan dengan inovasi modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya.
Astrid Widayani menyampaikan bahwa Solo Batik Carnival bukan sekadar pertunjukan busana, tetapi juga menjadi wadah promosi budaya, pariwisata, serta pemberdayaan pelaku UMKM dan IKM. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang mencintai produk lokal dan ikut menggerakkan roda perekonomian daerah.
Menjelang puncak pelaksanaan SBC 2026, Astrid juga aktif meninjau sejumlah sentra industri di Kota Solo, termasuk industri sangkar burung dan berbagai usaha kreatif lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi industri lokal dapat ditampilkan secara maksimal dalam rangkaian Solo Batik Carnival 2026.
Solo Batik Carnival sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang telah menjadi ikon Kota Surakarta. Setiap tahunnya, acara ini menghadirkan parade kostum batik dengan tema yang berbeda, menampilkan kreativitas para desainer sekaligus memperkuat citra Solo sebagai Kota Batik dunia.
Dengan hadirnya Astrid Widayani sebagai maskot Solo Batik Carnival 2026, diharapkan gaung promosi budaya batik Indonesia semakin luas, menarik lebih banyak wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal dan sektor pariwisata di Kota Solo.
(Reina)
