ITime – Gresik, Upaya memperkuat perekonomian rakyat kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui penyelenggaraan KUR Expo Tanpa Agunan. Gelaran ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga membuka ruang konsultasi langsung antara pelaku usaha dengan bank penyalur KUR untuk memastikan masyarakat benar-benar memahami prosedur serta peluang pembiayaan.
Acara yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Seni dan Olahraga pada Minggu, 16 November 2025, tersebut mempertemukan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan dengan perwakilan perbankan nasional seperti BRI, Mandiri, dan BNI. Berbeda dengan expo sebelumnya, tahun ini fokus diberikan pada akses pinjaman tanpa agunan, yang selama ini paling banyak dikeluhkan pelaku usaha mikro.
Antusiasme Pelaku Usaha Terlihat Sejak Pagi
Pantauan Itime.id, sejak pintu dibuka, antrean warga sudah memanjang di area registrasi. Banyak dari mereka datang membawa catatan keuangan sederhana, berharap mendapat arahan langsung mengenai kelayakan pinjaman.
“Biasanya kami bingung harus mulai dari mana, tapi di sini langsung dijelaskan satu per satu,” ujar Rina, pelaku usaha keripik rumahan asal Manyar.
Nila Yani Hardiyanti Dorong Bank Lebih Responsif Terhadap Pengusaha Mikro
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, hadir memberikan dukungan penuh. Ia menekankan bahwa KUR tidak boleh hanya menjadi program di atas kertas, tetapi harus benar-benar menyentuh pelaku usaha yang kesulitan permodalan.
“Bank penyedia KUR harus membuka pintu selebar-lebarnya bagi pengusaha kecil yang selama ini tidak punya agunan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan kemudahan pinjaman.
“Pinjam itu boleh, tapi harus dihitung dengan matang agar bisa dibayar tepat waktu,” jelasnya.
Bupati Gresik Sampaikan Pesan Ringan Namun Bermakna
Dalam sesi dialog bersama peserta, Bupati Gresik menyampaikan pesan sederhana namun menggugah.
“Utang iku wajib nyaor,” ujarnya dengan nada bersahabat.
Pesan itu disambut gelak tawa hadirin, namun sekaligus menjadi pengingat bahwa disiplin pembayaran adalah kunci agar program KUR tetap berkelanjutan.
KUR Expo Jadi Ajang Edukasi Keuangan
Tidak hanya membahas pinjaman, expo ini juga menghadirkan pendampingan manajemen keuangan, cara menyusun proyeksi usaha, hingga strategi bertahan di tengah persaingan pasar. Materi ini sangat membantu pelaku usaha mikro yang selama ini mengelola bisnis tanpa perencanaan keuangan yang terstruktur.
Arah Baru Pembiayaan UMKM di Gresik
Dengan semakin terbukanya akses KUR tanpa agunan, Pemkab Gresik berharap jumlah UMKM yang bisa naik kelas semakin besar. Expo ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dan perbankan dalam memberi solusi langsung di lapangan, bukan sekadar wacana.
Kegiatan berjalan lancar hingga selesai dan diperkirakan akan menjadi agenda rutin tahunan karena tingginya permintaan masyarakat.
(Gendut)
