ITime.id .WONOSOBO — 12 Agustus 2026 .Dieng kembali bersiap menjadi pusat perhatian wisatawan melalui gelaran Dieng Culture Festival (DCF) yang dijadwalkan dibuka pada 28 Agustus 2026. Festival budaya yang telah menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan Jawa Tengah ini kembali diharapkan mampu mengangkat potensi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM masyarakat setempat.
Dukungan terhadap pelaksanaan Dieng Culture Festival datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah menilai kawasan Dieng memiliki kekuatan wisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya dan tradisi masyarakat yang menjadi identitas tersendiri.
Dieng dikenal sebagai salah satu ikon wisata Jawa Tengah dengan panorama pegunungan, udara sejuk, kawah, telaga, serta tradisi budaya yang masih terus dijaga masyarakat.
Dieng Culture Festival menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan tersebut kepada wisatawan dari berbagai daerah, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Salah satu daya tarik utama festival adalah tradisi potong rambut anak berambut gimbal, sebuah tradisi khas masyarakat Dieng yang memiliki nilai budaya dan filosofi mendalam. Tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan DCF dan selalu menjadi perhatian wisatawan.
Selain pertunjukan budaya, festival juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan lokal, mulai dari kuliner khas, kerajinan, hingga produk ekonomi kreatif masyarakat Dieng dan sekitarnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, pelaksanaan DCF 2026 diharapkan berlangsung meriah namun tetap mengedepankan kelestarian budaya dan lingkungan.
Dieng bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga wajah budaya Jawa Tengah. Melalui Dieng Culture Festival, kekayaan alam dan tradisi lokal dipadukan menjadi daya tarik wisata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan wisata unggulan Indonesia.
Gelaran yang dibuka pada 28 Agustus 2026 tersebut pun diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan sekaligus menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM di kawasan Dieng.
(Reina)
