ITime.id .Magetan –18 Agustus 2026 . Dua inovasi RSUD dr. Sayidiman Magetan berhasil meraih penghargaan pada ajang Lomba Inovasi Daerah (INODA) Award 2026.
Penghargaan masing-masing diraih inovasi Pare Rosita dan Proksimil. Keduanya mendapatkan predikat terbaik 3 dan terbaik 5 yang diserahkan pada malam resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Surya Graha Magetan, Senin malam (17/8/2026).
Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan, dr. Rochmat Santoso, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi rumah sakit untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kami mendapat dua penghargaan, yaitu untuk inovasi Pare Rosita dan Proksimil,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pare Rosita merupakan inovasi pemanfaatan air reject dari proses Reverse Osmosis (RO) pada layanan hemodialisis untuk menyiram tanaman di lingkungan rumah sakit.
Air reject yang sebelumnya terbuang kini dimanfaatkan kembali. Dalam sehari, air yang digunakan bisa mencapai sekitar 1.200 hingga 1.500 liter. Inovasi tersebut juga diperkirakan mampu menghemat biaya sekitar Rp34 juta per tahun.
“Air reject itu kami gunakan untuk menyirami tanaman. Hampir semua taman di RSUD dr. Sayidiman sudah menggunakan air tersebut,” jelasnya.
Sementara Proksimil merupakan inovasi apron pelindung radiasi bagi ibu hamil saat menjalani pemeriksaan rontgen. Inovasi ini memanfaatkan bahan daur ulang dan dirancang agar pasien tidak perlu mengenakan apron timbal yang berat.
“Proksimil ini rencananya kami daftarkan HAKI. Jika lolos, harapannya bisa dikembangkan dan diproduksi secara massal,” katanya.
Rochmat berharap kedua inovasi tersebut tidak hanya bermanfaat bagi RSUD dr. Sayidiman, tetapi juga dapat diterapkan di rumah sakit lain.
“Prinsipnya kami ingin terus berinovasi untuk masyarakat dan meningkatkan efisiensi rumah sakit,” pungkasnya.
(Ipung )
