ITime.id PATI – 22 Agustus 2026 Kemarau ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai berdampak pada ketersediaan sumber air. Salah satunya terlihat di Sungai Silugonggo yang mengalami penyusutan debit air hingga sebagian alirannya mengering.
Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena sungai selama ini menjadi salah satu sumber air bagi lingkungan sekitar. Cuaca panas yang berlangsung cukup lama tanpa hujan membuat debit air terus menurun.
Warga mengaku harus lebih berhati-hati dalam menggunakan persediaan air untuk kebutuhan sehari-hari. Kekhawatiran juga muncul apabila kemarau berlangsung lebih panjang, karena sumber-sumber air lainnya berpotensi ikut menyusut.
Kondisi Sungai Silugonggo yang mengering menjadi gambaran dampak kemarau ekstrem terhadap lingkungan di Kabupaten Pati. Masyarakat diimbau menghemat penggunaan air dan mengantisipasi kemungkinan kekeringan yang semakin meluas.
Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat langkah mitigasi, termasuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga sumber mata air dan lingkungan, terutama ketika musim kemarau berlangsung lebih panjang dari biasanya.
(Reina)
