ITime.id ..Jakarta 22 Agustus 2026 .Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) menanggapi sejumlah komentar publik yang menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya menghabiskan anggaran negara.
Pernyataan tersebut muncul di tengah perhatian masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Berbagai tanggapan publik mengenai besarnya anggaran dan pelaksanaan program pun ramai diperbincangkan di media sosial.
Ketua BGN menilai anggapan bahwa MBG sekadar menghabiskan anggaran perlu dilihat secara lebih menyeluruh. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan, tetapi juga menyentuh persoalan pemenuhan gizi, kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.
Ia meminta masyarakat tidak melihat MBG hanya dari sisi jumlah anggaran yang dikeluarkan pemerintah. Dampak program terhadap anak-anak, keluarga penerima manfaat, serta berbagai sektor ekonomi yang terlibat juga perlu menjadi bagian dari penilaian.
Komentar yang menyebut MBG sebagai program yang hanya menghabiskan anggaran pun mendapat perhatian serius dari BGN. Pemerintah menegaskan pentingnya evaluasi dan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat yang nyata.
Di sisi lain, kritik dan masukan dari masyarakat tetap dinilai penting sebagai bahan evaluasi. Dengan pengawasan yang baik, pelaksanaan MBG diharapkan semakin efektif, transparan, dan mampu mencapai tujuan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Perdebatan mengenai anggaran MBG menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap program tersebut. Pemerintah pun dituntut untuk terus membuka informasi mengenai penggunaan anggaran dan hasil yang telah dicapai agar masyarakat dapat menilai program berdasarkan data dan manfaatnya.
(Reina)
