
iTime.id —19 november 2025 . Jauh sebelum manusia mengenal peradaban, jauh sebelum tumbuhan kompleks tumbuh di bumi, dan bahkan jauh sebelum oksigen memenuhi atmosfer, sebuah rangkaian pegunungan sudah lebih dulu hadir. Inilah pegunungan purba berusia 3,6 miliar tahun, salah satu struktur tertua yang pernah ada dan masih bertahan hingga kini.
Pegunungan berusia miliaran tahun ini ditemukan di beberapa wilayah tua dunia seperti Afrika Selatan, Kanada bagian timur, Australia Barat, dan Greenland. Para ilmuwan menyebut periode ini sebagai Archaean Eon, masa ketika bumi baru mulai menata dirinya dari kekacauan panas dan magma.
Di tengah kondisi ekstrem itu, kerak bumi mulai mengeras, membentuk dasar pegunungan yang kini menjadi salah satu tinggalan paling tua dalam perjalanan bumi.
Batuan pegunungan tersebut mengandung mineral zirkon purba — salah satu mineral paling tua yang pernah ditemukan manusia. Dari zirkon inilah para ahli geologi mengungkap usia sesungguhnya pegunungan tersebut.
Zirkon merekam panas, tekanan, dan perubahan kimia selama miliaran tahun, menjadikannya seperti “kotak hitam” yang menyimpan sejarah bumi paling awal.
Selama milyaran tahun, permukaan bumi berubah tanpa henti:
Gunung meletus, daratan terangkat dan tenggelam, gletser mengikis permukaan, hingga benua saling bertabrakan dan bergerak.
Namun sisa-sisa pegunungan purba ini tetap bertahan. Tingginya memang tidak lagi seperti dulu—sebagian telah tergerus dan rata—tetapi pondasi batuan dasarnya masih utuh, menegaskan betapa kuatnya struktur alam tersebut.
Para peneliti menggambarkannya sebagai “arsitektur awal bumi” yang masih bisa kita lihat hingga hari ini.
Keberadaan pegunungan berusia 3,6 miliar tahun membuka wawasan baru tentang:
- bagaimana daratan pertama kali muncul,
- seperti apa kondisi bumi sebelum kehidupan berkembang,
- proses pendinginan kerak bumi yang berlangsung sangat lambat,
- serta bagaimana benua-benua awal terbentuk dan berubah.
Ini bukan sekadar batuan tua, melainkan bukti bahwa bumi pernah melewati masa yang jauh lebih keras dan panas dari apa yang kita bayangkan.
Pegunungan purba ini berdiri sebagai saksi paling tua dari perjalanan bumi: dari planet panas yang hampir tidak layak huni, menjadi dunia biru yang subur seperti sekarang. Meskipun tidak lagi menjulang, keberadaan mereka adalah pengingat bahwa bumi telah melalui proses panjang dan penuh dinamika.
Di tengah kemajuan zaman modern, keberadaan batuan berusia miliaran tahun ini memberi pelajaran bahwa alam menyimpan cerita yang tidak akan pernah habis untuk dipelajari.
Reina
