ITime.id – 19 November 2025 .Di balik keragaman golongan darah manusia, terdapat satu misteri medis yang sejak lama memikat para ilmuwan dunia: Golden Blood, atau yang dikenal dalam ilmu biologi sebagai Rh-null. Golongan darah ini begitu langka hingga jumlah pemiliknya di seluruh dunia diperkirakan tidak lebih dari 50 orang. Angka itu bahkan lebih sedikit dibanding jumlah harimau Sumatra di alam liar.

Golongan darah Rh-null pertama kali terungkap pada tahun 1961, ketika seorang perempuan Aborigin Australia didiagnosis tidak memiliki satu pun antigen Rh dalam darahnya. Temuan itu sontak mengguncang dunia kedokteran, karena sistem Rh diketahui memiliki lebih dari 61 antigen penting dalam proses transfusi darah.
Sejak saat itu, ilmuwan dari berbagai negara melakukan penelusuran, dan hingga kini hanya puluhan orang yang diketahui memiliki profil darah serupa.
Darah ini tidak berwarna emas. Namun nilainya bagi dunia medis setara lebih dari sekadar emas.
Golden Blood dapat menjadi “donor universal” bagi pasien yang memiliki kelainan langka dalam sistem Rh. Darah ini menjadi kunci penting dalam berbagai penelitian genetika, penyakit darah, hingga pemetaan imun tubuh.
Setiap kantong darah Rh-null disimpan secara ketat dan hanya digunakan untuk kondisi medis tertentu. Karena kelangkaannya, pendonor Rh-null yang bersedia dan aktif sering dipantau secara global.
Menjadi pemilik Golden Blood bukan hanya sebuah keistimewaan, tetapi juga membawa risiko besar.
Mereka tidak bisa menerima darah dari golongan mana pun kecuali dari sesama Rh-null. Artinya, bila terjadi keadaan darurat, mencari pendonor yang cocok hampir mustahil dilakukan bila jauh dari pusat data internasional.
Beberapa negara bahkan menyarankan pemilik Golden Blood untuk menyimpan cadangan darah mereka sendiri untuk berjaga-jaga.
- Jumlah kasus yang terdeteksi di dunia sangat terbatas, rata-rata hanya ditemukan 2–3 kasus baru setiap dekade.
- Banyak pemilik Rh-null tidak menyadari keistimewaannya hingga melakukan pemeriksaan darah mendalam.
- Darah ini berperan penting dalam penelitian tentang kelainan hemolitik dan kompatibilitas transfusi.
- Ada rumor ilmiah bahwa darah ini berpotensi membantu memahami evolusi manusia, meski masih terus diteliti.
Golden Blood adalah bukti bahwa tubuh manusia menyimpan keajaiban yang belum sepenuhnya dipahami. Meski hanya dimiliki oleh segelintir orang, keberadaannya memberi pengaruh besar pada dunia medis modern.
Kelangkaannya menjadikan Golden Blood bukan hanya fenomena biologis, tetapi juga simbol betapa uniknya perjalanan genetika manusia dari generasi ke generasi.
Reina
