ITime.id .JAKARTA –30 Agustus 2026 . Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kombes Pol Steyvanus Saparsono, S.I.K., M.Han., perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1999, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Kabar wafatnya Steyvanus disampaikan oleh keluarga besar alumni Akpol 1999 Batalyon Endra Dharmalaksana melalui media sosial. Ungkapan duka dan doa pun mengalir dari rekan-rekan seangkatannya.
Semasa bertugas, Steyvanus dikenal memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di lingkungan Kepolisian. Ia merupakan lulusan Akpol 1999 dan menyandang gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.) serta Magister Pertahanan (M.Han.).
Pernah Bertugas di Bangka Belitung
Salah satu perjalanan karier Steyvanus tercatat di Polda Kepulauan Bangka Belitung. Pada 2018, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Namanya juga tercatat sebagai bagian dari jajaran Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung. Pada 2020, AKBP Steyvanus Saparsono termasuk personel yang menerima penghargaan atas prestasi dalam penegakan hukum di wilayah perairan.
Berkarier di Polda Bali
Karier Steyvanus kemudian berlanjut di Polda Bali. Ia pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi di lingkungan Biro Operasi Polda Bali, termasuk sebagai Kabagkerma Roops Polda Bali.
Dalam catatan penugasan, Steyvanus juga terlibat dalam penguatan tata kelola dan kerja sama operasional di lingkungan Polda Bali.
Pada periode berikutnya, ia mendapat penugasan di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga kemudian dipercaya sebagai Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Papua.
Dikenal Aktif dalam Pemberantasan Narkotika
Saat bertugas di BNN Provinsi Papua, Steyvanus terlibat dalam sejumlah kegiatan pemberantasan narkotika. Ia disebut kerap memimpin langsung kegiatan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
Salah satu sisi kepemimpinannya juga terlihat ketika ia memimpin prosesi pemakaman kedinasan Kepala BNN Kabupaten Jayapura Arianto pada Januari 2025.
Kepergian Kombes Pol Steyvanus Saparsono menjadi kehilangan bagi keluarga besar Polri, khususnya rekan-rekan satu angkatan Akpol 1999.
Ucapan duka dari alumni Akpol 1999 menggambarkan kedekatan dan rasa kehilangan atas kepergian salah satu sahabat seperjuangan mereka.
“Selamat jalan sahabat. Tuhan memanggilmu pulang, kami melepasmu dalam doa dan kasih,” demikian pesan duka yang disampaikan keluarga besar alumni Akpol 1999.
Kepergian Steyvanus meninggalkan catatan perjalanan panjang pengabdian di institusi kepolisian dan BNN. Dedikasinya selama menjalankan berbagai tugas kedinasan menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai seorang perwira Polri.
(Reina)
