ITime.id .JAKARTA –30 Agustus 2026 . Nama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menjadi sorotan setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut dirinya menggaungkan pencopotan Puan Maharani dari kursi Ketua DPR RI.
Narasi yang beredar bahkan menyebut Puan Maharani dinilai tidak memiliki kapabilitas dan tidak pro terhadap rakyat. Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian luas dari pengguna media sosial.
Namun, informasi tersebut tidak benar.
Hasil penelusuran fakta yang dilakukan ANTARA menunjukkan tidak ditemukan pernyataan resmi Susi Pudjiastuti yang meminta Puan Maharani dicopot atau mundur dari jabatan Ketua DPR RI. Klaim tersebut juga telah dikategorikan sebagai hoaks.
Susi Memang Pernah Mengkritik DPR
Meski demikian, Susi Pudjiastuti memang pernah menyampaikan kritik keras terhadap kinerja DPR. Kritik tersebut disampaikan setelah muncul sorotan terhadap sikap sejumlah anggota DPR dalam merespons kondisi masyarakat.
Susi justru meminta Puan Maharani selaku Ketua DPR mengambil tindakan tegas terhadap anggota dewan yang dinilai tidak memiliki empati kepada rakyat.
Dalam pernyataannya, Susi meminta agar anggota DPR yang tidak memiliki empati terhadap rakyat diberikan tindakan tegas. Pernyataan tersebut kemudian dipelintir dalam sejumlah unggahan media sosial seolah-olah Susi meminta Puan Maharani sendiri dicopot dari jabatannya.
Narasi “Puan Tidak Pro Rakyat” Berasal dari Unggahan Viral
Narasi yang menyebut Puan Maharani “tidak pro rakyat” dan harus dicopot bukan merupakan pernyataan resmi Susi Pudjiastuti yang berhasil diverifikasi.
Pemeriksa fakta Mafindo melalui TurnBackHoax juga menemukan bahwa konten yang mengatasnamakan Susi tersebut merupakan fabricated content atau konten palsu.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai judul, video, maupun gambar yang beredar di media sosial, terutama apabila tidak disertai sumber pernyataan yang jelas.
Isu tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kritik terhadap lembaga negara memang merupakan bagian dari ruang demokrasi. Namun, kritik harus dibedakan dari informasi yang telah dimanipulasi atau dipelintir untuk membangun persepsi tertentu terhadap seorang tokoh.Susi Pudjiastuti memang pernah mengkritik DPR dan meminta Puan Maharani mengambil tindakan terhadap anggota dewan yang dianggap tidak memiliki empati kepada rakyat. Tetapi tidak ada bukti kredibel bahwa Susi menyerukan Puan Maharani dicopot dari Ketua DPR RI.
Susi Pudjiastuti memang pernah mengkritik DPR dan meminta Puan Maharani mengambil tindakan terhadap anggota dewan yang dianggap tidak memiliki empati kepada rakyat. Tetapi tidak ada bukti kredibel bahwa Susi menyerukan Puan Maharani dicopot dari Ketua DPR RI.
( Reina)
