Itime.id. BOMBANA, SULTRA — Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Reguler 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) Kelompok 7 Desa Anugerah, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat gapura utama sebagai penanda akses masuk ke Desa Anugerah.
Pembangunan gapura tersebut dilakukan setelah mahasiswa KKA melihat belum adanya gerbang atau penanda utama yang menunjukkan akses masuk ke desa. Kondisi tersebut dinilai membuat warga maupun pengunjung cukup kesulitan mengenali lokasi jalan masuk menuju Desa Anugerah.
Keberadaan gapura ini diharapkan dapat memudahkan warga maupun pengunjung menemukan akses menuju Desa Anugerah. Selain menjadi penanda wilayah desa, gapura tersebut juga dinilai dapat membantu masyarakat maupun pendatang menemukan sejumlah fasilitas umum yang berada di wilayah Desa Anugerah.
Ketua KKA Kelompok 7 Desa Anugerah, Umar, mengatakan pembuatan gerbang desa berawal dari hasil pengamatan mahasiswa selama menjalankan program KKA, serta adanya salah satu permintaan dari masyarakat setempat.
«“Kami melihat ada salah satu hal yg di butuhkan dan perlu kami buat yaitu gerbang masuk desa, maka dari itu muncul ide untuk membuat gerbang desa,” Umar.»
Menurut Umar, gagasan pembangunan gerbang utama tersebut selanjutnya dibahas bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Pembahasan dilakukan untuk memaparkan konsep gerbang sekaligus mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses pembangunannya.
Proses pembuatan gerbang utama Desa Anugerah mulai dilakukan pada tanggal 26 dan rampung pada tanggal 31.
Dengan selesainya pembangunan tersebut, mahasiswa KKA Kelompok 7 berharap keberadaan gapura dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya sebagai penanda utama dan akses yang memudahkan warga maupun pengunjung menuju Desa Anugerah.
Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKA UM Kendari selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Anugerah.
Pewarta : FAD
