Itime.id. Magetan – Lapangan Kawah Candradimuka Secata Rindam V/Brawijaya menjadi saksi lahirnya patriot-patriot baru bangsa. Komandan Kodim 0804/Magetan, yang diwakili oleh Kasdim 0804/Magetan Mayor Inf Tomy Fedi Anugrahan, S.E., menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 pada Rabu (9/9/2026).
Upacara sakral pelantikan prajurit berpangkat Prajurit Dua (Prada) ini dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudi Saladin, M.A., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat kepada para mantan prajurit siswa yang telah sukses menyelesaikan program studi pendidikan dasar tersebut. Beliau menegaskan bahwa pangkat baru yang disandang harus disikapi dengan rasa syukur yang mendalam dan kesiapan total untuk mengemban tugas negara.
“Pelantikan ini adalah awal kesiapan kalian untuk mengemban tugas sebagai Patriot, Kesatria, dan Bhayangkari negara. Jaga dan pertahankan kedaulatan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 agar profesi keprajuritan kalian berhasil serta tidak salah arah,” tegas Mayjen TNI Rudi Saladin.
Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan bahwa menjadi prajurit TNI AD adalah sebuah ladang pengabdian suci yang menuntut dedikasi, loyalitas, hingga pengorbanan jiwa dan raga. Beliau juga menekankan pentingnya memegang teguh norma dasar keprajuritan, yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, sebagai kompas dalam bertugas maupun meniti karier ke jenjang yang lebih tinggi.
Pada kesempatan yang sama, Kasdim 0804/Magetan Mayor Inf Tomy Fedi Anugrahan, S.E., turut memberikan selamat secara langsung kepada para prajurit muda yang telah digembleng selama kurang lebih 3 bulan di Secata Magetan.
Mayor Inf Tomy berpesan agar para prajurit baru ini tidak cepat merasa puas dan senantiasa menjaga performa fisik mereka. “Sebagai prajurit, kita dituntut untuk selalu memiliki fisik yang prima. Terus asah kemampuan kalian dan berikan pengabdian terbaik yang tulus demi rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Kasdim.
(Ipung)
