iTime.id MADIUN – 4 Oktober 2026:.Api yang semula berasal dari pembakaran sampah di lahan kosong mendadak membesar dan merambat ke daun-daun kering serta rumpun bambu di Jalan Tunggul Nogo, RT 23/RW 08, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Minggu (4/10/2026) pagi.
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 08.00 WIB saat pemilik lahan, Susilo, warga Jalan Cokro Basonto, Kelurahan Josenan, melakukan pembersihan lahan kosong miliknya. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dibakar. Namun, api diduga tidak terkendali hingga merambat ke material kering dan rumpun bambu di sekitar lokasi.
Mengetahui api semakin membesar, Heri Sutrinis, warga sekitar, berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Karena kobaran api terus meluas, Heri kemudian meminta bantuan kepada Ketua RW 08, Heri Wibowo, untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Di saat bersamaan, Babinsa Kelurahan Josenan Koramil 0803-01/Taman, Sertu Arif Oto Fianto dan Koptu Setiyo Agus, bersama Bhabinkamtibmas, turut melakukan pemantauan dan membantu penanganan di lokasi.
Sekitar pukul 08.15 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD/Damkar Kota Madiun tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat lebih luas, terutama ke area sekitar yang terdapat material mudah terbakar.
Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pengecekan di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada titik api maupun bara yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Akibat kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun kerugian personel. Sementara itu, lahan yang ditumbuhi rumpun bambu dengan luas sekitar 1.000 meter persegi terbakar.
Babinsa bersama petugas terkait juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terlebih di lahan terbuka yang dipenuhi daun kering, bambu, maupun material lain yang mudah terbakar.
Kewaspadaan menjadi penting, terutama saat melakukan aktivitas pembersihan lahan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat apabila tidak diawasi serta kondisi di sekitar terdapat banyak bahan yang mudah terbakar.
Seluruh rangkaian penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Situasi di lokasi selanjutnya dinyatakan aman, tertib, dan kondusif.
(Ipung)
