ITIME.id .MAGETAN – 6 Oktober 2026 .Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito bersama jajaran Forkopimda Magetan mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam upacara ziarah nasional di kompleks makam pahlawan nasional Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo (Gubernur Suryo), Kelurahan Kepolorejo, Kabupaten Magetan, Selasa (6/10/2026).
Prosesi ziarah khidmat ini digelar sebagai rangkaian resmi dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kehadiran rombongan Pemprov Jatim dan unsur TNI-Polri serta pemerintah daerah di makam gubernur pertama Jawa Timur tersebut menjadi bentuk penghormatan atas fondasi perjuangan yang telah diletakkan demi kedaulatan bangsa.
Di sela-sela kegiatan, Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito menyampaikan bahwa esensi dari ziarah tahunan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai patriotisme ke dalam pengabdian masa kini.
“Perjuangan Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo adalah simbol keberanian yang tidak boleh padam. Melalui momentum HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur ini, kami dari Kodim 0804/Magetan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani jiwa patriotisme dan keteguhan beliau dalam menjaga keutuhan NKRI. Mari kita lanjutkan semangat pengabdian ini dengan kerja nyata demi mewujudkan Jawa Timur yang semakin unggul, maju, dan berkelanjutan,” tegas Letkol Inf Omi Girindra Sasmito.
Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan pentingnya meneladani keteguhan Gubernur Suryo saat memimpin Jawa Timur di masa-masa kritis awal kemerdekaan, khususnya menjelang peristiwa heroik 10 November di Surabaya. Semangat pantang menyerah tersebut dinilai tetap relevan untuk menghadapi tantangan pembangunan daerah saat ini.
Sebagai wujud kepedulian sosial yang melekat pada tradisi ziarah ini, Gubernur Jatim bersama jajaran Forkopimda turut menyerahkan santunan dan bantuan sosial. Bantuan tersebut disalurkan secara langsung kepada pihak keluarga almarhum Gubernur Suryo, puluhan anak yatim piatu, serta warga.
(Ipung)
